PRECISION DATA •
SnanePapua

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Stok BBM di Rote Ndao

Diterbitkan Oleh
admin
Tanggal Publikasi
Kamis, 14 Mei 2026

SNANE PAPUA, Kupang - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memberikan jaminan bahwa distribusi dan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, berada dalam kondisi mencukupi. Kepastian ini diberikan guna merespons kebutuhan energi masyarakat di wilayah paling selatan Indonesia tersebut serta menjaga stabilitas pasokan di tingkat penyalur.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan bahwa pasokan BBM ke Rote Ndao dikirim melalui jalur laut menggunakan kapal tanker. Pengiriman dilakukan secara rutin dari Terminal BBM Tenau yang berada di Kupang menuju Fuel Terminal Rote untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut.

"Kami memastikan bahwa operasional distribusi BBM ke Rote Ndao tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk menjaga ketahanan stok di lembaga penyalur," kata pihak Pertamina Patra Niaga dalam keterangan resminya. Berdasarkan data terkini, stok untuk jenis bahan bakar Pertalite dan Biosolar di Fuel Terminal Rote berada pada level aman yang mampu memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat hingga beberapa hari ke depan.

Proses pemantauan stok dilakukan secara digital melalui sistem Pertamina Integrated Enterprise Data and Center (PIEDC). Sistem ini memungkinkan pemantauan volume BBM di setiap tangki penyimpanan secara real-time. Jika terjadi penurunan stok di bawah batas minimal, sistem akan memberikan notifikasi agar segera dilakukan pengiriman tambahan dari terminal pusat di Kupang.

Faktor cuaca di perairan Laut Sawu menjadi salah satu variabel yang diperhatikan dalam proses distribusi. Pihak Pertamina menjelaskan bahwa koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus dilakukan untuk mengantisipasi gelombang tinggi yang berpotensi menghambat perjalanan kapal tanker. Langkah antisipasi dilakukan dengan meningkatkan stok cadangan di Fuel Terminal Rote sebelum kondisi cuaca memburuk.

Selain memastikan ketersediaan di terminal, Pertamina juga melakukan pengawasan terhadap pola distribusi di tingkat pengecer atau SPBU. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kekosongan stok di tingkat konsumen akhir. Pihak operasional di lapangan diminta untuk melaporkan kondisi stok secara berkala agar proses suplai tidak mengalami kendala teknis.

Masyarakat diimbau untuk membeli bahan bakar sesuai dengan kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina menyatakan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan setempat juga terus diperkuat untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Hingga saat ini, aktivitas pelayanan di sejumlah SPBU di Rote Ndao terpantau berjalan normal tanpa adanya antrean panjang. Pertamina menegaskan bahwa seluruh sarana dan fasilitas distribusi, mulai dari kapal tanker, mobil tangki, hingga pompa di SPBU, berada dalam kondisi laik operasi untuk melayani kebutuhan energi di wilayah kepulauan tersebut, pungkasnya.

Bagikan: