PRECISION DATA •
SnanePapua

Zulkifli Hasan Tegaskan Rakyat Sebagai Pilar Utama Pembangunan Ekonomi Nasional

Diterbitkan Oleh
admin
Tanggal Publikasi
Jumat, 15 Mei 2026

SNANE PAPUA, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa posisi rakyat merupakan pilar utama dalam seluruh struktur pembangunan ekonomi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penekanan atas pentingnya pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh demi tercapainya kemandirian pangan serta stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.

Menurut Zulkifli, keberhasilan agenda besar pembangunan negara tidak dapat dipisahkan dari partisipasi aktif masyarakat sebagai pelaku ekonomi fundamental. Pemerintah saat ini memfokuskan kebijakan untuk memastikan akses masyarakat terhadap sumber daya ekonomi dan pangan berjalan secara merata guna memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan ketidakpastian global.

"Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya menempatkan rakyat sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi," demikian petikan pernyataan resminya. Ia menambahkan bahwa tanpa keterlibatan rakyat yang kuat dan terberdayakan, setiap kebijakan pembangunan ekonomi tidak akan memiliki landasan yang kokoh untuk keberlanjutan jangka panjang.

Zulkifli juga menyoroti bahwa sektor pangan memiliki korelasi langsung dan signifikan dengan tingkat kesejahteraan rakyat. Sebagai Menko Pangan, ia berkomitmen untuk mengintegrasikan berbagai sektor produksi mulai dari pertanian, perkebunan, hingga peternakan agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya terkonsentrasi pada wilayah perkotaan, namun merata hingga ke pelosok desa.

Dalam paparannya, pemerintah berencana untuk terus mendorong penguatan lembaga ekonomi rakyat seperti koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Strategi ini dinilai krusial untuk menjaga kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat yang selama ini menjadi tulang punggung konsumsi domestik Indonesia.

Penekanan pada peran rakyat ini juga sejalan dengan target besar pemerintah dalam mencapai swasembada pangan dalam periode waktu yang terukur. Zulkifli menilai bahwa kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat merupakan kunci utama untuk memangkas rantai distribusi pangan yang tidak efisien.

Upaya memperkuat posisi rakyat sebagai pilar ekonomi ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas harga komoditas pokok di pasar domestik. Melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat, ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat terjamin, sembari memberikan perlindungan ekonomi bagi petani dan peternak lokal sebagai produsen utama.

Bagikan: