Berita Terbaru: Amiruddin Umalelen Serukan Perdamaian dan Penegakan Hukum Pasca insiden Penembakan Pilot di Yahukimo
Berita Terbaru: Kilang Kasim Dorong Kampung Seget Jadi Pelopor Pesisir Tanggap Bencana di Kabupaten Sorong
Berita Terbaru: Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
Algiers, 3 Maret 2025 - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) Regional Internasional Subholding Upstream Pertamina, berkomitmen untuk terus berkontribusi pada pengembangan sosial, pendidikan, dan budaya di berbagai wilayah operasinya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang selaras dengan Pilar CSR Pertamina dan Sustainable Development Goals (SDGs). Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan komitmen tersebut, PIEP berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Algiers dan Fondation Nationale pour la Promotion de la Sante et le Développement de la Recherche (FOREM) meluncurkan program CSR Asimilasi Budaya bagi Unfortunate Children di Algeria.
Rangkaian pelaksanaan program CSR ini dilakukan melalui beragam aktifitas seperti:_ movie screening_ “Garuda di Dadaku” bersama anak-anak binaan FOREM dan Diaspora Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan program literasi seni melalui lomba karya tulis bagi anak-anak Algeria yang menceritakan tentang Indonesia, serta komunikasi persahabatan dua arah antara anak-anak di Algeria, Indonesia dan bahkan Malaysia. Harapannya program CSR ini dapat mengenalkan keragaman budaya global khususnya Indonesia sebagai negara sahabat Algeria, memberikan akses pendidikan partisipatif dan inklusif guna pengembangan karakter, keterampilan sosial serta kepercayaan diri anak-anak melalui seni budaya dan interaksi sosial.
“Program CSR ini diikuti oleh anak-anak Algeria berusia 7-15 tahun yang memiliki semangat tinggi untuk tekun belajar dan tidak mudah menyerah untuk m
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Algeria, Chalief Akbar Tjandraningrat sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif CSR PIEP ini. “Persahabatan kedua negara Indonesia dan Algeria yang telah terjalin lama sejak Konferensi Asia-Afria 1955 perlu dikuatkan dan dijembatani agar akar sejarah tidak pudar dan saling mengenal satu sama lain.”
Kegiatan ini pun dihadiri oleh Mrs. Dalila Alyan, Sekretaris Jenderal Badan Nasional Perlindungan dan Promosi Anak, Dr. Abdelwahab Bertima, Deputi Gubernur Distrik Baraki, Prof. Gahar Sabrina, Vice President of FOREM, Mr. Nadjem Embarek, Chief of Project Rafiti dan para media serta pengurus FOREM lainnya.
Mrs. Delila Alyan dalam kesempatan ini juga manyampaikan, “Memberdayakan anak-anak serta memberikan kesempatan berpartisipasi dalam masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang hak mereka untuk bebas dari diskriminasi adalah tujuan kami.”
Acara launching program ini juga dimeriahkan oleh kegiatan kebudayaan yang dipertunjukan oleh anak-anak binaan FOREM dan menjadikan kegiatan ini penuh dengan kehangatan dan kebersamaan.
Copyright © Snanepapua.com - 2026