05 Apr 2026

Puluhan Siswa Alami Keracunan Usai Makan MBG di Jakarta Timur

Oleh Afian D Prasetyo
  • 18
Puluhan Siswa Alami Keracunan Usai Makan MBG di Jakarta Timur
SNANE PAPUA - - Sebanyak 72 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (2/4/2026). Hingga saat ini, puluhan orang yang terdiri atas para siswa, guru dan tenaga kependidikan itu masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit wilayah setempat. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); }); Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya akan tetap mendukung program MBG walaupun dengan adanya kejadian ini.Sebab, lanjut politikus PDIP ini, program tersebut merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Baca Juga Sains Data vs Informatika, Bedanya di Mana? Jadi Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Bawa Inovasi AI ke Kampus Lagi, Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Usut Serangan ke UNIFIL "Jadi, yang pertama, untuk Makan Bergizi Gratis ini kan diatur oleh pemerintah pusat.Kami sepenuhnya memberikan support dukungan untuk itu," kata Gubernur Pramono Anung ketika ditanya wartawan soal evaluasi program MBG yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (4/4/2026). Terkait dengan kabar tentang dugaan keracunan puluhan siswa-guru di Jakarta Timur (Jaktim), Pramono mengaku hadirnya di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit guna menjenguk para korban. Sebagian di antara mereka yang menunjukkan gejala keracunan ini dirawat di sejumlah RS wilayah Jaktim.'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;} "Jadi saya datang secara khusus bukan apa-apa, karena saya pengen anak-anak yang menjadi siswa di Jakarta ini segera tertangani dengan baik," kata dia. Pramono menilai, kondisi para korban saat ini sudah mulai membaik.

Berita Terkait

Tentang Kami

Logo

Redaksi

Snane Papua

Portal Berita Snane Papua. Mengabarkan informasi terkini, aktual, dan terpercaya seputar Tanah Papua dan Nasional.

Kontak Kami

Berita Terbaru

Pasang Iklan Anda di sini untuk menjangkau lebih banyak pembaca Snane Papua.

Kontak Kami