• Beranda
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions
Minggu, April 26, 2026
Snane Papua
  • Daerah
    • All
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Peristiwa
    • Politik
    Ahli Waris Peserta Penerima Bantuan Upah Terima Santunan Kematian

    Menapaki Usia ke-26, BPJAMSOSTEK Apresiasi Perhatian Pemkot Sorong Dalam Melindungi Pekerja Rentan

    Ahli Waris Peserta Penerima Bantuan Upah Terima Santunan Kematian

    Ahli Waris Peserta Penerima Bantuan Upah Terima Santunan Kematian

    Silaturahmi Ramadhan, PKS Papua Barat Daya Gelar Buka Puasa Bersama

    Silaturahmi Ramadhan, PKS Papua Barat Daya Gelar Buka Puasa Bersama

    Lolos, 20 Finalis PMDB 2026 Telkomsel Diumumkan

    Lolos, 20 Finalis PMDB 2026 Telkomsel Diumumkan

    Gubernur Elisa Kambu Minta Warga Bersabar Karena Janji Saat Kampanye Belum Ditepati Semua

    Gubernur Elisa Kambu Minta Warga Bersabar Karena Janji Saat Kampanye Belum Ditepati Semua

    BukBer Tanpa Kuras Kantong, Aimas Hotel Jawabannya

    BukBer Tanpa Kuras Kantong, Aimas Hotel Jawabannya

    Buka Puasa Makin Gacor di Vega Hotel

    Buka Puasa Makin Gacor di Vega Hotel

    Tarwih Malam Pertama, Warga Muhammadiyah Shalat di Masjid Kampus UNAMIN

    Tarwih Malam Pertama, Warga Muhammadiyah Shalat di Masjid Kampus UNAMIN

    Sangkala Pelanggan Simpati Raih Liburan Impian

    Sangkala Pelanggan Simpati Raih Liburan Impian

    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Peristiwa
    • Politik
  • Nasional
    • All
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Politik
    gunung semeru semakin aktif

    Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Awan Panas 3,5 Km

    revolusi bonsai ai

    Revolusi Bonsai AI: Transformasi AI dalam Skala Kecil

    panglima tni mayor zulmi

    Panglima TNI Sebut Mayor Zulmi Adalah Prajurit Terbaik di Kopassus

    persebaya raih kemenangan tipis

    Persebaya Menang 1-0 atas Persita di Surabaya

    bmkg prakirakan hujan dki

    BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang di DKI Jakarta pada Minggu Siang

    panglima tni pimpin pemakaman

    Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer Mayor Zulmi

    jenazah serka anumerta muhammad

    Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Tiba di Magelang: Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI

    peran orang tua penting

    Peran Orang Tua dalam Membatasi Penggunaan Media Sosial Anak

    siaga el nino ekstrem

    Kementan Siaga Hadapi El Nino Ekstrem dengan 80 Ribu Pompa Air

    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Politik
  • Internasional

    Tentara Israel Hancurkan CCTV Markas UNIFIL di Lebanon

    iran bantah trump operasi

    Iran Bantah Trump: Operasi Penyelamatan Pilot AS Gagal, Dua Helikopter Black Hawk Ikut Dibom IRGC

    Iran Melayangkan Peringatan Terkait Serangan AS dan Israel ke PLTN Bushehr

    tiga personel tni terluka

    Israel Hancurkan CCTV Markas UNIFIL, Tiga Personel TNI Terluka

    irgc hantam kapal terafiliasi

    IRGC Serang Kapal Terafiliasi Israel di Selat Hormuz dengan Drone

    Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Usut Serangan ke UNIFIL

    unifil diserang lagi tiga

    UNIFIL Diserang Lagi, Tiga Personel TNI Terluka di Lebanon

    Kapal Prancis Berhasil Lolos Selat Hormuz Meski Macron Tolak Perangi Iran

    as minta gencatan 48

    AS Minta Gencatan 48 Jam, Iran Balas dengan Serangan Besar-Besaran

  • Budaya
    Wakil Gubernur Ahmad Nausrau Ajak FKPT Jaga Kekondusifan Papua Barat Daya

    Wakil Gubernur Ahmad Nausrau Ajak FKPT Jaga Kekondusifan Papua Barat Daya

    Film Romansa di Balik Pagar Akal Raih Penghargaan Film Ide Cerita Terbaik pada Malam Anugerah Festival Bulanan 2023

    Film Romansa di Balik Pagar Akal Raih Penghargaan Film Ide Cerita Terbaik pada Malam Anugerah Festival Bulanan 2023

  • Jejak
  • Keberlanjutan
    malaysia desak dk pbb

    Malaysia Minta DK PBB Bertindak Tegas Pasca Serangan ke Pasukan UNIFIL

    mui desak pbb bertindak

    MUI Mengecam Pengesahan Hukuman Mati Israel terhadap Anak Palestina

    iran gagalkan misi penyelamatan

    Iran Berhasil Menggagalkan Misi Penyelamatan Pilot AS

    Iran Hancurkan Pesawat C-130 Milik AS: Media Iran Laporkan Tindakan IRGC

    israel sahkan vonis mati

    Israel Sahkan Vonis Mati untuk Anak Palestina di Sel, MUI: Kepercayaan terhadap Hukum Dunia Runtuh

    as mengerahkan hampir seluruh

    AS Mengerahkan Hampir Seluruh Persediaan Rudal Jelajah JASSM-ER, Pertahanan Sekutu Terancam?

    kampus islam negeri semakin

    Daya Saing Kampus Islam Negeri Meningkat, Peminat SPAN-PTKIN 2026 Melonjak

    simak panduan cara pendaftaran

    Simak Panduan Cara Pendaftaran TKA Jenjang SD-SMP 2026: Jadwal dan Prosedur Lengkap

    mengenal status liber dalam

    Mengenal Status Liber dalam Hukum Perkawinan Gereja Katolik: Syarat Penting yang Wajib Dipahami

  • Olahraga

    Mengenal Joao Cancelo: Amunisi Baru Barcelona yang Siap Mengguncang La Liga

    Siap-Siap! Ini Jadwal Lengkap dan Bocoran Harga Tiket AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia

    Kabar Kurang Sedap! Fermin Aldeguer Alami Kecelakaan Hebat Saat Jalani Latihan di Valencia

    10 Atlet Papua Barat Daya Siap Berjuang di Peparnas XVII 2024

    10 Atlet Papua Barat Daya Siap Berjuang di Peparnas XVII 2024

    Enam Cara Mengecilkan Perut Buncit

    Enam Cara Mengecilkan Perut Buncit

  • Opini
    Tidak Ada Dualisme Pengurus PWI Pusat

    Tidak Ada Dualisme Pengurus PWI Pusat

No Result
View All Result
Snane Papua
No Result
View All Result
Home Internasional

Melewati Batas Medis: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Mogok Makan Lebih dari 70 Hari?

by Afian D Prasetyo
Maret 29, 2026
in Internasional
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

Poin Utama

  • Fenomena mogok makan kembali menjadi sorotan dunia medis dan aktivisme internasional setelah tiga aktivis asal Inggris nekat melakukan aksi protes ekstrem tersebut hingga melewati batas kemampuan bertahan hidup manusia pada umumnya.
  • Secara biologis, tubuh manusia memiliki mekanisme pertahanan yang sangat kompleks saat tidak menerima nutrisi dari luar.
  • Namun, cadangan ini biasanya habis dalam waktu singkat, memaksa metabolisme tubuh untuk beralih ke fase ketosis, di mana lemak tubuh mulai dibakar untuk memberi asupan energi bagi otak dan organ vital lainnya.
  • Pada tahap ini, tubuh secara harfiah mulai 'memakan' dirinya sendiri dengan mengambil protein dari otot dan organ-organ internal.
  • Ketika aksi mogok makan menyentuh angka 70 hari, risiko kematian meningkat secara eksponensial.

SNANE PAPUA – SNANEPAPUA.COM – Fenomena mogok makan kembali menjadi sorotan dunia medis dan aktivisme internasional setelah tiga aktivis asal Inggris nekat melakukan aksi protes ekstrem tersebut hingga melewati batas kemampuan bertahan hidup manusia pada umumnya. Berdasarkan estimasi medis yang berlaku selama ini, tubuh manusia biasanya hanya mampu bertahan tanpa asupan makanan dalam rentang waktu 45 hingga 61 hari sebelum mengalami kegagalan fungsi total.

Secara biologis, tubuh manusia memiliki mekanisme pertahanan yang sangat kompleks saat tidak menerima nutrisi dari luar. Pada tahap awal, tubuh akan membakar cadangan glikogen di hati dan otot untuk mendapatkan energi instan.

RelatedPosts

Serangan Mematikan Israel di Gaza, Belasan Warga Syahid

GPCI Minta Perlindungan dari Presiden Prabowo Subianto

Iran Siapkan Tatanan Baru di Selat Hormuz, Ancaman bagi AS dan Israel

Namun, cadangan ini biasanya habis dalam waktu singkat, memaksa metabolisme tubuh untuk beralih ke fase ketosis, di mana lemak tubuh mulai dibakar untuk memberi asupan energi bagi otak dan organ vital lainnya. Memasuki fase yang lebih ekstrem, ketika cadangan lemak mulai menipis secara drastis, tubuh akan masuk ke kondisi kritis yang dikenal sebagai pemecahan protein jaringan.

Pada tahap ini, tubuh secara harfiah mulai 'memakan' dirinya sendiri dengan mengambil protein dari otot dan organ-organ internal. Hal ini mengakibatkan atrofi otot yang parah dan penurunan fungsi organ secara signifikan, yang seringkali tidak dapat dipulihkan kembali.

Ketika aksi mogok makan menyentuh angka 70 hari, risiko kematian meningkat secara eksponensial. Pelaku aksi biasanya akan mengalami gangguan penglihatan, kehilangan pendengaran, koordinasi motorik yang buruk, hingga kegagalan organ multipel.

Kondisi yang dialami oleh para aktivis Inggris ini menantang pemahaman konvensional ilmu kedokteran mengenai daya tahan fisik manusia di bawah tekanan kelaparan yang berkepanjangan. Aksi ekstrem ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk protes keras untuk menarik perhatian publik dan otoritas terkait terhadap isu yang mereka perjuangkan.

Meskipun taruhannya adalah nyawa, keteguhan mereka untuk melampaui batas batas biologis menunjukkan urgensi dari pesan politik yang ingin disampaikan kepada dunia internasional.

Cek Sumber Asli

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru)Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru)X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru)Telegram

Terkait

ShareTweetPinSendPost

Berita Terkini

Tentara Israel Hancurkan CCTV Markas UNIFIL di Lebanon

April 5, 2026
iran bantah trump operasi

Iran Bantah Trump: Operasi Penyelamatan Pilot AS Gagal, Dua Helikopter Black Hawk Ikut Dibom IRGC

April 5, 2026
malaysia desak dk pbb

Malaysia Minta DK PBB Bertindak Tegas Pasca Serangan ke Pasukan UNIFIL

April 5, 2026
Snane Papua

© 2026 Snane Papua. Semua hak dilindungi.

Navigasi

  • Beranda
  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Terms & Conditions

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Peristiwa
    • Politik
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Politik
  • Internasional
  • Budaya
  • Jejak
  • Keberlanjutan
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 Snane Papua. Semua hak dilindungi.

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In