13 Jan 2026

KPK Telisik Aliran Uang Panas Bupati Bekasi, Anggota DPRD Turut Diperiksa Penyidik

Oleh Afian D Prasetyo
  • 7
KPK Telisik Aliran Uang Panas Bupati Bekasi, Anggota DPRD Turut Diperiksa Penyidik

Poin Utama

  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman intensif terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara.
  • Dalam rangkaian penyidikan ini, tim penyidik KPK telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi kunci.
  • Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk mengonfirmasi sejauh mana aliran uang dari praktik suap tersebut tersebar.
  • Juru bicara KPK mengungkapkan bahwa keterangan dari anggota DPRD dan saksi lainnya sangat krusial untuk melengkapi berkas perkara tersangka Ade Kuswara.
  • Hingga saat ini, KPK masih terus mengembangkan kasus ini untuk melihat kemungkinan adanya tersangka baru.
SNANE PAPUA - SNANEPAPUA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman intensif terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara. Langkah terbaru penyidik difokuskan pada penelusuran aliran dana yang diduga mengalir ke berbagai pihak dalam lingkaran kekuasaan di wilayah tersebut. Dalam rangkaian penyidikan ini, tim penyidik KPK telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi kunci. Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah kehadiran Nyumarno, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, yang dimintai keterangannya untuk memperjelas konstruksi perkara suap yang tengah ditangani lembaga antirasuah tersebut. Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk mengonfirmasi sejauh mana aliran uang dari praktik suap tersebut tersebar. KPK menduga ada pola-pola tertentu dalam pendistribusian dana yang melibatkan pejabat di lingkungan pemerintah daerah maupun legislatif guna memuluskan proyek atau kebijakan tertentu. Juru bicara KPK mengungkapkan bahwa keterangan dari anggota DPRD dan saksi lainnya sangat krusial untuk melengkapi berkas perkara tersangka Ade Kuswara. Fokus utama penyidikan saat ini adalah mengumpulkan bukti-bukti kuat mengenai transaksi keuangan yang mencurigakan serta peran masing-masing saksi dalam skema suap tersebut. Hingga saat ini, KPK masih terus mengembangkan kasus ini untuk melihat kemungkinan adanya tersangka baru. Masyarakat diharapkan terus mengawal proses hukum ini agar transparansi dan keadilan dalam tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bekasi dapat terwujud sepenuhnya tanpa ada praktik korupsi yang merugikan negara. Cek Sumber Asli

Berita Terkait

Tentang Kami

Logo

Redaksi

Snane Papua

Portal Berita Snane Papua. Mengabarkan informasi terkini, aktual, dan terpercaya seputar Tanah Papua dan Nasional.

Kontak Kami

Berita Terbaru

Pasang Iklan Anda di sini untuk menjangkau lebih banyak pembaca Snane Papua.

Kontak Kami