Poin Utama
- Hunian sementara dibangun di Desa Tunyang, Bener Meriah, Aceh.
- Menteri Dalam Negeri menyatakan pentingnya dukungan untuk penyintas.
- Penyintas merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya huntara.
- Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
SNANE PAPUA – Penyintas bencana di Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kini dapat kembali tersenyum berkat kehadiran hunian sementara (huntara) yang telah dibangun di daerah tersebut. Kehadiran huntara ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penyintas yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat bencana. (lihat sumber)
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengunjungi lokasi huntara dan menegaskan pentingnya dukungan bagi para penyintas. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi, termasuk tempat tinggal yang layak.
Sejak hunian sementara mulai dihuni, banyak penyintas mengungkapkan rasa syukur dan harapan baru. Mereka merasa lebih tenang dan memiliki tempat yang lebih baik untuk tinggal, meskipun masih dalam kondisi darurat. Kehadiran huntara ini juga menjadi simbol pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Proyek hunian sementara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, diharapkan para penyintas dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik.









































