16 Mar 2026

Kenya dan Rusia Sepakat Tidak Ada Warga Kenya yang Direkrut untuk Perang di Ukraina

Oleh Afian D Prasetyo
  • 12
Kenya dan Rusia Sepakat Tidak Ada Warga Kenya yang Direkrut untuk Perang di Ukraina

Poin Utama

  • Fokus utama laporan ini membahas inti peristiwa terkait Kenya dan Rusia Sepakat Tidak Ada Warga Kenya yang Direkrut untuk Perang di Ukraina.
  • Uraian disusun dari fakta yang tersedia pada sumber rujukan utama.
  • Tulisan menyoroti konteks, aktor, dan implikasi yang paling relevan.
  • Perkembangan lanjutan perlu dipantau pada pembaruan berita berikutnya.
SNANE PAPUA - Rusia telah setuju untuk menghentikan merekrut warga Kenya untuk bertempur bersama pasukannya di Ukraina, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Kenya.Lebih dari 1.780 warga dari 36 negara Afrika diyakini bertempur bersama tentara Rusia di Ukraina, menurut perkiraan Ukraina pada Februari."Kami sekarang telah sepakat bahwa warga Kenya tidak akan direkrut melalui Kementerian Pertahanan [Rusia]," kata Menteri Luar Negeri Kenya Musalia Mudavadi kepada para wartawan pada hari Senin.Mudavadi menambahkan bahwa layanan konsuler akan diselenggarakan bagi warga Kenya yang memerlukan bantuan melalui saluran diplomatik yang tepat."Kami tidak ingin kemitraan kami dengan Rusia hanya dilihat dari sudut pandang agenda operasi khusus [di Ukraina] saja," katanya. "Hubungan antara Kenya dan Rusia jauh lebih luas dari itu." (lihat sumber)

Berita Terkait

Tentang Kami

Logo

Redaksi

Snane Papua

Portal Berita Snane Papua. Mengabarkan informasi terkini, aktual, dan terpercaya seputar Tanah Papua dan Nasional.

Kontak Kami

Berita Terbaru

Pasang Iklan Anda di sini untuk menjangkau lebih banyak pembaca Snane Papua.

Kontak Kami