SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KEBERLANJUTAN KRIMINAL PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Rahman Resmi Jabat Ketua MPW ICMI Papua Barat Daya 2024-2029

Redaksi Snane
10 Oktober 2024 • 5 min read
IMG_20241009_204125.jpg

SNANE PAPUA, Sorong - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Barat Daya, Rahman, resmi menjabat sebagai Ketua Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Papua Barat Daya periode 2024-2029.

Wakil Ketua Pengurus Pusat ICMI, Riri Fitri Sari, mewakili Ketua Umum ICMI, melantik dan mengukuhkan 83 pengurus MPW ICMI Papua Barat Daya di Hotel Vega, Kota Sorong, pada Rabu (9/10/2024). Pelantikan ini menandai dimulainya masa kepengurusan organisasi tersebut untuk lima tahun ke depan di provinsi ke-38 Indonesia tersebut.

Rahman mengatakan bahwa amanah yang diberikan kepadanya merupakan tugas yang harus dijalankan dengan kerja sama seluruh anggota. Ia menyebut bahwa komitmen, kontribusi, dan rasa saling percaya di antara pengurus menjadi faktor kunci bagi organisasi untuk mencapai visi dan misinya secara efektif dan efisien sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Amanah ini tentu bukanlah hal yang ringan, tapi saya percaya dengan bimbingan dari Allah SWT serta kerjasama seluruh anggota ICMI, kita bisa menjalankan tugas ini dengan baik," kata Rahman usai prosesi pelantikan.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas anggota ICMI Papua Barat Daya merupakan kalangan cendekiawan yang berprofesi sebagai dosen dan tenaga pengajar. Rahman berharap sinergi dan kolaborasi dari para profesional ini dapat memberikan kontribusi melalui karya-karya nyata bagi pembangunan di wilayah Papua Barat Daya maupun bagi bangsa Indonesia secara umum.

Mengenai arah kebijakan organisasi, Rahman menekankan pentingnya inovasi yang bersifat lokal namun memiliki dampak secara nasional. "Tidak perlu yang muluk-muluk seperti kata pak gubernur, cukup kecil, sederhana, lokal tapi dampaknya nasional. Pasti akan ada inovasi-inovasi yang akan kita wujudkan," tutur Rahman.

Terkait program kerja lima tahun ke depan, Rahman memaparkan sejumlah rencana yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Program pertama fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai jenjang pendidikan guna membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing masyarakat.

Program prioritas lainnya adalah pengembangan sektor ekonomi lokal melalui optimalisasi pengelolaan potensi sumber daya laut. Rahman menjelaskan bahwa ICMI akan mendorong penggunaan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah produk kelautan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di Papua Barat Daya.

Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, posisi Dewan Penasihat diketuai oleh Gubernur Papua Barat Daya, didampingi Kisman Rahayaan sebagai Wakil Ketua dan Mungawan sebagai Sekretaris. Sementara itu, Dewan Pakar dipimpin oleh Suparto Iribaram dengan Muhammad Ali sebagai Wakil Ketua dan Muhammad Rusdi Rasyid sebagai Sekretaris.

Rahman dalam menjalankan organisasi akan dibantu oleh Ahmad Juanda sebagai Sekretaris Wilayah dan Harjito B sebagai Bendahara Wilayah. Struktur ini juga mencakup sembilan bidang kerja teknis, di antaranya bidang hubungan kelembagaan, penelitian dan pengkajian iptek, hukum dan hak asasi, hingga bidang ekonomi kreatif dan perdagangan.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.