PRECISION DATA •
SnanePapua

BPJAMSOSTEK Apresiasi Pemkot Sorong Lindungi 19.336 Pekerja Rentan Melalui APBD

Diterbitkan Oleh
admin
Tanggal Publikasi
Sabtu, 28 Februari 2026
WhatsApp-Image-2026-02-28-at-20.23.57.jpeg

SNANE PAPUA, Sorong - Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong, Iguh Bimantoroyudo, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong atas realisasi program perlindungan jaminan sosial bagi belasan ribu tenaga kerja rentan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-26 Kota Sorong sebagai daerah otonom pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Pemerintah Kota Sorong mencatatkan komitmen perlindungan bagi 19.336 pekerja rentan yang iurannya dibayarkan melalui skema APBD hingga akhir tahun 2025. Program perlindungan ini ditujukan kepada warga yang bekerja pada sektor informal dan memiliki risiko kerja tinggi namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk membayar iuran kepesertaan secara mandiri.

"Usia ke-26 tahun untuk Kota Sorong ini begitu luar biasa perkembangan dan kemajuan yang terjadi di Sorong ini, perhatian pemerintah juga begitu baik terhadap pekerja rentan kita dengan pemberian bantuan kepada pekerja yang belum terlindungi," kata Iguh Bimantoroyudo di Sorong.

Iguh menjelaskan bahwa pemberian perlindungan jaminan sosial merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja rentan mendapatkan jaminan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian yang bertujuan untuk mencegah munculnya kemiskinan baru di wilayah tersebut.

Kota Sorong merayakan hari jadinya yang ke-26 setelah resmi dimekarkan dari Kabupaten Sorong sebagai kabupaten induk. Dalam perjalanan dua dekade lebih sebagai daerah otonom, integrasi program jaminan sosial ketenagakerjaan ke dalam kebijakan anggaran daerah dinilai sebagai salah satu capaian penting dalam bidang kesejahteraan sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Iguh berharap Kota Sorong terus mengalami peningkatan pembangunan di berbagai aspek mengingat posisi wilayah ini sebagai titik sentral di wilayah Papua. Ia menyebutkan bahwa keberlanjutan program perlindungan tenaga kerja menjadi krusial seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di kota yang menjadi gerbang utama menuju tanah Papua tersebut.

"Diharapkan Kota Sorong semakin maju, semakin asri dan menjadi gerbang masuknya ke tanah Papua," tutur Iguh saat menyampaikan harapan untuk hari jadi kota tersebut.

Data dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong menunjukkan bahwa alokasi iuran bagi 19.336 pekerja rentan tersebut telah berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara badan penyelenggara jaminan sosial dan pemerintah daerah dipastikan akan terus diperkuat guna memastikan seluruh pekerja di Kota Sorong mendapatkan hak perlindungan dasar sesuai amanat undang-undang, pungkasnya.

Bagikan: