SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KRIMINAL KEBERLANJUTAN PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Suku Imekko Sorong

Redaksi Snane
25 Oktober 2025 • 5 min read
dp1.jpg

SNANE PAPUA, Sorong - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalurkan bantuan modal usaha kepada masyarakat Suku Imekko di wilayah Kabupaten Sorong sebagai langkah nyata penguatan ekonomi masyarakat adat. Bantuan ini ditujukan sebagai stimulan bagi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola langsung oleh warga suku tersebut di Distrik Aimas dan sekitarnya.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat lokal di Tanah Papua. Melalui skema bantuan modal, pemerintah berharap para pelaku usaha dari komunitas adat dapat lebih mandiri dan memiliki daya saing yang lebih baik dalam mengelola potensi ekonomi daerah mereka.

Kepala Suku Imekko Kabupaten Sorong, Marthen Nebore, memberikan apresiasi tinggi terhadap program bantuan usaha yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo. Menurutnya, program pemberdayaan ekonomi lokal seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat adat tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi juga menjadi aktor utama dalam pertumbuhan ekonomi di wilayahnya sendiri.

"Kami, selaku Kepala Suku Besar Imekko Kabupaten Sorong, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang telah memberikan program bantuan usaha ini kepada kami, baik kepada Kepala Suku maupun seluruh masyarakat," ujar Marthen Nebore saat memberikan keterangan resmi di Aimas.

Marthen menegaskan bahwa bantuan tersebut adalah wujud perhatian serius pemerintah pusat terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat adat di Papua. Ia mengimbau kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan modal ini dipergunakan secara optimal dan bertanggung jawab untuk memajukan perekonomian keluarga serta memperkuat struktur ekonomi komunitas Suku Imekko secara luas.

Secara teknis, Marthen menyoroti bahwa penguatan UMKM di kalangan warga suku adalah kunci utama untuk menciptakan lapangan kerja baru. Dengan adanya modal usaha yang memadai, diharapkan unit-unit usaha kecil di bidang perdagangan, jasa, maupun kerajinan tangan dapat berkembang pesat dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat setempat.

Langkah ini juga dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan ekonomi dan mendorong terciptanya ekosistem usaha yang berkelanjutan di Kabupaten Sorong. Keberhasilan pengelolaan modal ini nantinya akan menjadi tolok ukur efektivitas program pemberdayaan masyarakat adat yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Menutup pernyataannya, Marthen Nebore menyampaikan doa serta harapan terbaik bagi kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan masyarakat adat di Papua terus terjaga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan pokok rakyat. "Kami mendoakan agar sukses selalu untuk Bapak Presiden dan Tuhan selalu memberkati," pungkasnya.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.