Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Kios Sembako bagi Tokoh Adat Imekko
SNANE PAPUA, Sorong - Pemerintah Pusat melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat adat menyalurkan bantuan berupa satu unit kios sembako kepada keluarga Esau Gogoba di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (1/11/2025). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi bagi tokoh adat di wilayah tersebut guna mendorong kemandirian finansial di tingkat akar rumput.
Kios yang diberi nama 'Emeyode' tersebut berlokasi secara strategis di Kompleks Kokoda, Kilometer 8, Kelurahan Klasabi, Kota Sorong. Dalam bahasa Kokoda, Emeyode memiliki arti "mengajak untuk maju bersama". Nama ini dipilih sebagai representasi semangat kolektif untuk menggerakkan perekonomian masyarakat adat yang selama ini menjadi fokus pengembangan pemerintah di wilayah Papua Barat Daya.
Esau Gogoba yang menerima manfaat bantuan tersebut merupakan tokoh masyarakat sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) IMEKKO Provinsi Papua Barat Daya. Bantuan ini tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha keluarga, namun juga diproyeksikan menjadi percontohan bagi pengelolaan ekonomi berbasis komunitas di lingkungan sekitarnya. Operasional kios ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan harian warga sekitar dengan akses yang lebih dekat dan mudah.
Dalam kesempatan tersebut, Esau Gogoba didampingi istrinya menyatakan apresiasi mendalam atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan masyarakat adat di Papua. Ia menilai bantuan sarana usaha ini memberikan motivasi besar bagi keluarganya untuk berkontribusi lebih nyata dalam pembangunan ekonomi daerah melalui sektor perdagangan ritel.
"Kami sampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak Presiden Prabowo, kios ini kami harapkan akan menjadi sumber pendapatan bagi kami sekeluarga, dan tentunya diharapkan semakin banyak warga yang mendapat bantuan dan manfaat serupa," ujar Esau Gogoba saat memberikan keterangan resmi di kediamannya.
Sebagai pimpinan LMA IMEKKO, Esau menekankan pentingnya pemerataan program bantuan serupa ke wilayah-wilayah lain di Papua. Menurutnya, distribusi bantuan yang menyentuh langsung ke tingkat kampung dan komunitas adat akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan yang merata. Ia berharap langkah ini menjadi awal dari program berkelanjutan yang menyasar lebih banyak keluarga adat di masa mendatang.
Kebijakan Pemerintah Pusat dalam memberikan bantuan kepada tokoh adat bertujuan agar mereka dapat mengambil peran strategis sebagai penggerak ekonomi di komunitas masing-masing. Dengan terciptanya ekosistem usaha yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat asli Papua, kapasitas ekonomi keluarga diharapkan meningkat sehingga mereka lebih berdaya saing dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi nasional.
Kehadiran Kios Emeyode dipandang bukan sekadar sebagai tempat transaksi jual beli, melainkan sebagai ruang interaksi ekonomi yang produktif bagi masyarakat di Kompleks Kokoda. Dukungan infrastruktur usaha ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, tokoh adat, dan masyarakat dalam upaya kolektif memajukan Papua Barat Daya menuju provinsi yang lebih mandiri secara ekonomi.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.