SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KRIMINAL KEBERLANJUTAN PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Presiden Prabowo Berikan Bantuan Sepeda Motor kepada Ketua PMII Papua Barat Daya

Redaksi Snane
30 November 2025 • 5 min read
pm2.jpg

SNANE PAPUA, Sorong - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan bantuan satu unit sepeda motor kepada Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Papua Barat Daya, Jufran Rumadaul. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap kelancaran aktivitas organisasi kepemudaan di wilayah Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Pemberian kendaraan bermotor jenis Honda PCX 150cc tersebut diserahkan langsung untuk menunjang mobilitas operasional dalam menjalankan roda organisasi di tingkat provinsi. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperhatikan dinamika serta pengembangan organisasi kepemudaan di wilayah Papua.

Jufran Rumadaul menyatakan bahwa kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung efektivitas kinerjanya sebagai pimpinan organisasi mahasiswa di daerah tersebut. Ia menyebutkan bahwa sarana transportasi darat sangat dibutuhkan dalam mengoordinasikan berbagai agenda organisasi yang tersebar di wilayah Sorong Raya.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah dan khususnya kepada Bapak Presiden Prabowo atas pemberian motor ini, bantuan motor ini sangat penting karena selama ini sebagai mahasiswa banyak terlibat dalam mendukung program pemerintah di wilayah Sorong," kata Jufran Rumadaul saat memberikan keterangan resmi setelah menerima bantuan tersebut.

Selain menerima bantuan fisik, Jufran juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam pembangunan daerah. Ia mengimbau seluruh elemen mahasiswa di Sorong Raya untuk memberikan dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah yang sedang berjalan di Provinsi Papua Barat Daya. Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat di masa yang akan datang.

Jufran menjelaskan bahwa sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan pemerintah merupakan hal yang diperlukan untuk memastikan pembangunan di Papua Barat Daya berjalan maksimal. Ia menilai perhatian yang diberikan pemerintah pusat melalui bantuan sarana transportasi ini menjadi stimulus bagi pengurus organisasi untuk meningkatkan kontribusi nyata di lapangan.

Pemberian bantuan ini juga diharapkan dapat mempermudah koordinasi antar lembaga kepemudaan dalam mengawal kebijakan pemerintah pusat di daerah otonomi baru. Jufran menambahkan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam mendukung program pemerintah mencakup berbagai sektor pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.

Aktivitas organisasi kepemudaan di Papua Barat Daya saat ini sedang berfokus pada pembinaan generasi muda dan pengawalan kebijakan publik. Dengan adanya tambahan fasilitas operasional ini, diharapkan hambatan geografis dan logistik dalam menjalankan kegiatan organisasi dapat diminimalisir, pungkasnya.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.