Polresta Manokwari Tangkap Pembunuh IRT yang Jasadnya Dikubur dalam Septic Tank
SNANE PAPUA, Manokwari - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial AGT (38) yang jasadnya ditemukan terkubur di dalam tangki septik (septic tank) sebuah rumah kosong di kawasan Reremi, Selasa (11/11/2025) petang. Penemuan jenazah ini mengakhiri pencarian setelah korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena tidak kunjung kembali ke kediamannya.
Jasad korban ditemukan di sebuah lokasi tersembunyi yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah kontrakannya. Dalam proses pencarian tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polresta Manokwari mengerahkan unit anjing pelacak guna menelusuri jejak terakhir korban. Setelah dilakukan penyisiran intensif di area sekitar pemukiman, petugas mencurigai sebuah rumah kosong dan akhirnya menemukan jenazah AGT yang telah tertimbun di dalam struktur pembuangan kotoran tersebut.
Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Onky Isgunawan, melalui Kabag Ops Kompol Wisnu Prasetyo, membenarkan keberhasilan jajarannya dalam mengungkap kasus ini dan mengamankan terduga pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan cepat, kepolisian berhasil mengidentifikasi identitas tersangka utama berinisial YH (29), seorang pria yang bekerja sebagai buruh bangunan. YH diketahui memiliki keterkaitan dengan korban karena pernah bekerja dalam proyek renovasi di rumah korban beberapa waktu sebelumnya.
Pengejaran terhadap tersangka dilakukan segera setelah identitasnya terkonfirmasi oleh penyidik. YH sempat berupaya melarikan diri dari wilayah hukum Manokwari, namun langkahnya terhenti setelah tim opsnal berhasil meringkusnya di kawasan Kampung Inggramui, Kabupaten Manokwari. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan berarti tak lama setelah penemuan jasad korban di lokasi kejadian.
“Pelaku masih diperiksa,” ujar Kompol Wisnu Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Selasa malam. Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman secara intensif terhadap tersangka guna mengungkap motif utama serta kronologi mendalam di balik tindakan sadis tersebut. Kepolisian juga tengah mengumpulkan alat bukti tambahan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Dugaan sementara dari hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa peristiwa ini bermula dari aksi perampokan yang disertai dengan penculikan. Insiden mengenaskan ini diperkirakan terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 12.30 WIT. Pada saat kejadian, suami korban dilaporkan sedang menjalankan tugas kedinasannya di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari yang berlokasi di kawasan Arfai, sehingga korban berada di rumah tanpa pendampingan.
Setelah proses evakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP), jenazah AGT langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari. Tim medis rumah sakit bersama tim forensik kepolisian melakukan visum dan autopsi guna menentukan penyebab pasti kematian korban serta mencari adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya. Setelah seluruh prosedur medis selesai, jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kriminalitas berat di wilayah hukum Kabupaten Manokwari dan memicu keprihatinan luas di kalangan masyarakat. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kehadiran orang asing atau pekerja di lingkungan rumah mereka. Masyarakat diharapkan aktif melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada aparat setempat demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.