SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KRIMINAL KEBERLANJUTAN PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Pertamina EP Papua Field Luncurkan Papua Field Academy Berdayakan Talenta Lokal

Redaksi Snane
04 Februari 2026 • 5 min read
WhatsApp-Image-2026-02-13-at-14.51.22.jpeg

SNANE PAPUA, Sorong - PT Pertamina EP Papua Field resmi meluncurkan program Papua Field Academy (PFA) sebagai inisiatif strategis untuk menyiapkan talenta unggul, khususnya Putra-Putri Orang Asli Papua (OAP), agar mampu bersaing di industri hulu migas nasional. Peluncuran program yang berada di bawah naungan Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina ini dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) di Kantor Pusat Pertamina EP Papua Field, Sorong, Papua Barat Daya.

Program Papua Field Academy dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan, terhitung mulai Februari hingga September 2026. Target peserta program ini mencakup pelajar SMA/SMK dan mahasiswa Papua yang berprestasi, kategori umum, Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP), serta pekerja internal perusahaan. Inisiatif ini dirancang secara komprehensif untuk meningkatkan kompetensi diri dan profesionalisme peserta di sektor energi yang memiliki standar teknis tinggi.

Melalui PFA, Pertamina EP Papua Field mengintegrasikan pengenalan mendalam terhadap industri hulu migas, sesi berbagi pengalaman (sharing session), motivasi, hingga pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Sebagai tahap akhir, peserta dari kalangan mahasiswa dan kategori umum yang terpilih akan mendapatkan kesempatan mengikuti program magang. Program ini memberikan pengalaman kerja nyata di lingkungan operasi perusahaan guna memastikan tenaga kerja lokal memiliki keahlian yang diakui secara industri.

General Manager Zona 14, Dadang Soewargono, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi pendidikan di Tanah Papua melalui penguatan sumber daya manusia. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa perusahaan berupaya memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda Papua untuk berkembang. “Kami tidak ingin generasi muda Papua hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Kami ingin kalian tumbuh dan menjadi pemimpin energi masa depan Indonesia,” ujar Dadang.

Manager Papua Field, Ardi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan respons nyata terhadap kebutuhan pemberdayaan talenta muda Papua yang berkelanjutan. Menurutnya, program ini selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada poin pendidikan berkualitas dan pekerjaan layak. Ardi menambahkan bahwa PFA juga mencerminkan semangat Undang-Undang Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 dalam meningkatkan daya saing lokal melalui keterampilan praktis.

Dukungan senada disampaikan oleh Wienarno dari Bidang Operasi SKK Migas Perwakilan Papua dan Maluku. Ia menekankan bahwa keberlanjutan industri migas di wilayah Papua sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia setempat. SKK Migas terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menciptakan program yang memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi daerah melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat asli daerah.

“Program PFA ini adalah bukti bahwa industri hulu migas hadir untuk memberdayakan dan mengedukasi putra putri asli daerah. Kami berharap peserta memanfaatkan momentum ini untuk menyerap ilmu sedalam-dalamnya dan membangun kompetensi profesional, agar ke depan talenta lokal mampu menjadi pemain utama yang menjaga kedaulatan energi di tanah Papua,” tegas Wienarno saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Peluncuran ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Sorong serta siswa-siswi berprestasi dari delapan SMA/SMK di wilayah Sorong Raya. Rangkaian kegiatan ditutup secara simbolis dengan penyematan pin dan pemasangan kartu identitas peserta PFA. Prosesi ini menandai dimulainya tanggung jawab para peserta sebagai calon pejuang energi yang diharapkan mampu berkontribusi bagi ketahanan energi nasional di masa mendatang.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.