Pemprov Papua Barat Daya Ajak Ormas Elang Center Berkolaborasi Bangun Daerah
SNANE PAPUA, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mendorong organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat kolaborasi sebagai mitra strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor. Hal tersebut ditegaskan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) I Asosiasi Elang Center Provinsi Papua Barat Daya yang menyoroti pentingnya peran organisasi dalam merespon kebutuhan masyarakat di provinsi ke-38 tersebut.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat Daya, Sellvyana Sangkek, menyatakan bahwa keberagaman budaya, agama, dan adat istiadat di wilayah ini merupakan kekuatan fundamental yang harus dijaga. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan atau ormas memiliki posisi vital sebagai agen perubahan yang mampu merangkul berbagai elemen masyarakat untuk bergerak mencapai tujuan pembangunan yang lebih besar dan inklusif.
Sellvyana menjelaskan bahwa kekuatan utama sebuah organisasi terletak pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan dinamika zaman. Ormas dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi serta meningkatkan kapasitas internal organisasi secara berkelanjutan. Langkah ini diperlukan guna memperkuat kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan elemen masyarakat lainnya dalam menghadirkan solusi efektif terhadap tantangan daerah yang semakin kompleks.
"Mewujudkan Sinergi antara Pemerintah dan Ormas Saya ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan perubahan yang besar. Kami, sebagai pemerintah, sangat mengandalkan Ormas untuk menjadi mitra dalam setiap proses pembangunan. Kerjasama yang baik antara Ormas dan pemerintah adalah kunci untuk menciptakan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," kata Sellvyana Sangkek saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Barat Daya di Sorong.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kapasitas ormas. Pembinaan ini diarahkan agar setiap organisasi memiliki kompetensi dalam menyelesaikan persoalan sosial, ekonomi, hingga isu lingkungan di tingkat akar rumput. Sellvyana menekankan bahwa pembinaan organisasi merupakan tanggung jawab bersama karena anggota ormas adalah bagian integral dari masyarakat yang memiliki peran strategis dalam menciptakan kemajuan daerah.
Dalam pemaparannya, Sellvyana merinci tiga pilar utama yang menjadi fokus pembinaan organisasi kemasyarakatan. Pertama adalah bidang pendidikan, di mana ormas diharapkan menjadi ujung tombak melalui program pelatihan dan workshop untuk menciptakan sumber daya manusia yang terdidik. Kedua adalah pilar kesejahteraan yang fokus pada pemberdayaan sosial dan bantuan bagi masyarakat kurang mampu. Ketiga adalah pilar kewirausahaan, di mana ormas berperan memfasilitasi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna membuka lapangan kerja yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
Penanggung jawab Asosiasi Elang Center Papua Barat Daya, Nebrianus Kambuaya, menegaskan bahwa kehadiran organisasi tersebut bertujuan untuk mendukung penuh kebijakan pembangunan nasional. Elang Center berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, khususnya melalui pendekatan yang berbasis pada kearifan lokal di Papua Barat Daya.
"Kami hadir untuk memberikan dukungan dan menjadi mitra pemerintah, kami akan berkolaborasi membangun Indonesia, dan semangat ini harus tetap menjadi bagian dari karakter kita sebagai orang Papua Barat Daya. Ditengah segala tantangan yang ada, gotong royong adalah solusi terbaik untuk menghadapi setiap masalah. Kita harus terus menjaga persatuan dan saling mendukung, tanpa melihat perbedaan suku, agama, atau latar belakang," ujar Nebrianus Kambuaya.
Kehadiran Asosiasi Elang Center juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan dan mengedepankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Selain mendukung pembangunan fisik dan ekonomi, ormas di Papua Barat Daya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman serta berjuang demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.