SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KRIMINAL KEBERLANJUTAN PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Misi Dagang Jatim-Papua Barat Daya Bukukan Transaksi Rp317 Miliar

Redaksi Snane
20 Juni 2025 • 5 min read
20250619_115832.jpg

SNANE PAPUA, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat kerja sama ekonomi melalui kegiatan Misi Dagang dan Investasi yang berhasil membukukan nilai transaksi mencapai Rp317 miliar. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan nilai transaksi pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp246 miliar.

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Aston, Sorong, pada Kamis (19/6) tersebut bertujuan untuk memperluas jejaring konektivitas dan membuka peluang kerja sama strategis, khususnya di bidang perdagangan dan investasi. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beserta jajaran masing-masing pemerintah daerah.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyatakan apresiasi mendalam atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang secara konsisten menjalin hubungan dagang dengan provinsi di kawasan timur Indonesia. Menurutnya, kehadiran jajaran Pemprov Jawa Timur di Kota Sorong merupakan langkah nyata dalam membangun Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.

“Kami memberi apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah beberapa kali hadir di Papua melalui Ibu Gubernur maupun hari ini yang diwakili Wakil Gubernur beserta rombongan. Ini menunjukkan keikhlasan, kepedulian, dan keterpanggilan untuk bersama-sama memajukan republik ini,” ujar Elisa Kambu dalam sambutannya di hadapan para peserta misi dagang.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjelaskan bahwa semangat kolaborasi ini selaras dengan visi pembangunan nasional yang mengedepankan paradigma Indonesia-sentris. Kerja sama ini tidak hanya fokus pada pertukaran komoditas, tetapi juga pada penguatan akses pasar bagi pelaku usaha di kedua wilayah agar dapat bersaing secara lebih luas.

“Tentunya, ini menjadi bentuk konkret kita dalam memperluas jejaring, memperkuat konektivitas ekonomi antara Jatim dan PBD serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal," tutur Emil Elestianto Dardak saat memaparkan tujuan misi dagang tersebut.

Data transaksi dalam misi dagang kali ini menonjolkan potensi besar produk-produk lokal. Beberapa komoditas unggulan asal Papua Barat Daya yang paling diminati oleh pasar Jawa Timur meliputi produk hasil laut, arang, bunga lawang, dan aneka rempah-rempah. Tingginya minat terhadap produk ini menjadi indikator kuat bahwa sinergi ekonomi antarpulau semakin produktif.

Menutup pernyataannya, Emil menegaskan bahwa terdapat potensi komplementer yang sangat besar antara kedua provinsi. Papua Barat Daya kaya akan sumber daya alam, sementara Jawa Timur memiliki keunggulan pada sektor industri dan jaringan distribusi nasional.

“Kami melihat potensi komplementer yang sangat besar antara kedua provinsi. Papua Barat Daya memiliki kekayaan alam yang luar biasa, sementara Jawa Timur memiliki kekuatan industri dan jaringan distribusi. Ini adalah peluang besar untuk tumbuh bersama,” kata Emil mengakhiri penjelasannya.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.