KPI Kasim Beri Penghargaan Empat Mitra pada Vendor Day 2024
SNANE PAPUA, Sorong - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VII Kasim secara resmi menyelenggarakan agenda Vendor Day 2024 sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan apresiasi kepada para mitra penyedia barang dan jasa di Hotel Vega, Sorong, Kamis (26/9/2024).
Kegiatan tahunan tersebut dihadiri langsung oleh General Manager RU VII Kasim, Yodha H. Prambara, beserta jajaran manajemen senior perusahaan. Sebanyak 30 pimpinan vendor yang telah terdaftar dan menjalin kerja sama aktif dengan Kilang Pertamina Kasim turut hadir dalam pertemuan yang dirancang untuk menyelaraskan visi operasional dan profesionalisme kerja.
Dalam sambutannya, General Manager RU VII Kasim, Yodha H. Prambara menegaskan bahwa penyelenggaraan Vendor Day merupakan momentum krusial bagi perusahaan untuk mengakui kontribusi nyata para mitra. Ia menyatakan bahwa pencapaian target operasional kilang tidak terlepas dari dukungan kualitas layanan serta pasokan yang diberikan oleh para penyedia jasa yang kompeten.
"Ini merupakan apresiasi juga upaya kami meningkatkan kerja dan kolaborasi, sehingga kami berharap dengan kerja sama dan kolaborasi yang semakin baik, dapat meningkatkan kinerja, inovasi dan semakin meningkatkan keutuhan perusahaan," terang Yodha di hadapan para mitra bisnis.
Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja yang luar biasa selama periode kerja sama, Kilang Pertamina Kasim memberikan penghargaan khusus kepada empat perusahaan mitra. Keempat vendor yang menerima apresiasi tersebut adalah PT Pulau Soft, PT Anugerah Asmat, PT Garis Ring Sakti, dan PT Pamita Jaya Kontruksi. Penghargaan ini didasarkan pada penilaian kontribusi maksimal dalam mendukung keberlangsungan operasional kilang di wilayah Papua Barat Daya.
Yodha menambahkan bahwa apresiasi dalam Vendor Day 2024 merupakan wujud pengakuan formal perusahaan terhadap dedikasi mitra yang selama ini telah memenuhi standar kerja perusahaan. Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip kepatuhan dalam setiap aspek pekerjaan. "Kami juga harapkan bahwa perusahaan-perusahaan dapat bekerja sama semakin baik sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Manager Internal Audit Regional 3 PT KPI, Haryo Legowo, memberikan perspektif mengenai pentingnya keseimbangan antara pengawasan dan apresiasi. Menurutnya, pola hubungan kerja antara Pertamina dan vendor harus memiliki aspek timbal balik yang positif melalui pemberian imbalan atau reward bagi mereka yang menunjukkan integritas dan kinerja tinggi.
“Selama ini mungkin hanya sanksi terhadap kinerja-kinerja tapi kita berikan juga apresiasi, artinya ada reward. Kalau dalam perjalanan pengadaan barang dan jasa ternyata ada hal-hal yang mungkin bersifat menyimpang maka kita ingatkan, jangan sampai nanti kita lupa lalu terjadi hal itu sehingga dilakukan investigasi,” beber Haryo.
Haryo menegaskan bahwa fungsi audit internal berperan sebagai sistem peringatan dini agar seluruh proses pengadaan barang dan jasa tetap berada pada jalur yang benar dan transparan. Melalui mekanisme reward seperti ini, para mitra diharapkan lebih termotivasi untuk menjaga standar kualitas kerja serta menjauhi praktik yang menyimpang dari aturan perusahaan.
Acara ini ditutup dengan sesi diskusi untuk mendengarkan masukan serta kendala teknis di lapangan. Sinergi antara perusahaan dan vendor dianggap sangat vital mengingat peran strategis Kilang Kasim sebagai satu-satunya kilang minyak di wilayah Indonesia Timur yang menopang ketahanan energi nasional di Tanah Papua.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.