Kilang Kasim Fasilitasi Transportasi dan Pakan Kelompok Peternak Kamisalun
SNANE PAPUA, Kasim - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VII Kasim menyerahkan bantuan sarana transportasi berupa kendaraan motor roda tiga dan dukungan pakan kepada Kelompok Peternakan Babi Kamisalun di Malabam guna memperkuat ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan pada Jumat (31/1/2026).
Penyaluran bantuan tersebut bertujuan untuk memberikan solusi atas tantangan logistik dan ketersediaan sumber pangan yang dihadapi peternak lokal. Kelompok Peternakan Kamisalun merupakan wadah usaha masyarakat yang dibentuk sejak tahun 2023 dan telah mendapatkan pengesahan resmi pada tahun 2025 dengan fokus utama pada pengembangan budidaya ternak babi sebagai instrumen peningkatan taraf hidup warga Malabam.
Pjs Area Manager Communication, Relations, CSR, & Compliance RU VII Kasim, Bambang Imawan, menyatakan bahwa inisiasi program peternakan ini didasari oleh realitas lingkungan terkait menurunnya hasil buruan di hutan yang selama ini menjadi sandaran pangan utama warga. Perubahan ekosistem tersebut menuntut masyarakat untuk beralih ke sektor peternakan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
“Keterbatasan akses terhadap sumber pangan serta tingginya ketergantungan pasokan bahan pangan dari Kota Sorong menjadi tantangan yang mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan babi secara mandiri dan berkelompok,” kata Bambang Imawan dalam keterangan resminya.
Selain memberikan unit kendaraan, pihak Kilang Kasim juga mengintegrasikan sistem pengelolaan limbah makanan dari fasilitas kilang untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Motor roda tiga yang diserahkan akan digunakan secara khusus untuk memobilisasi pengangkutan sisa makanan dari kilang menuju lokasi peternakan secara rutin.
Bambang menjelaskan bahwa mekanisme ini merupakan upaya kolaboratif dalam menciptakan ekonomi sirkular di lingkungan perusahaan. “Secara berkala kita membantu kelompok untuk mendapatkan pakan dengan memanfaatkan sisa limbah makanan di Kilang, yang akan secara mandiri diambil oleh pihak Kelompok Ternak, diharapkan motor roda tiga ini mampu membantu mobilisasi kelompok dalam menjalankan program peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua Kelompok Peternakan Kamisalun, Toni Mugu, memberikan apresiasi atas langkah nyata yang dilakukan oleh manajemen RU VII Kasim. Menurutnya, dukungan infrastruktur transportasi sangat krusial bagi kelompok dalam menjaga ritme operasional harian peternakan yang selama ini terkendala masalah logistik.
“Mewakili kelompok dan masyarakat malabam, kami mengucapkan terima kasih atas segala upaya Kilang Kasim dalam memberdayakan masyarakat, kami juga akan berusaha merawat dan menjalankan program,” pungkas Toni Mugu saat menerima bantuan tersebut secara simbolis.
Sebagai bagian dari PT KPI, RU VII Kasim mengoperasikan bisnis pengolahan minyak dan petrokimia dengan mengacu pada prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). Program pemberdayaan masyarakat ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjalankan bisnis yang bertanggung jawab secara sosial serta selaras dengan visi menjadi perusahaan kilang minyak berkelas dunia yang berwawasan lingkungan dan memiliki tata kelola yang baik.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.