SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KRIMINAL KEBERLANJUTAN PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Kepala Suku IMEKKO Serukan Stabilitas dan Apresiasi Bantuan Pemerintah Pusat

Redaksi Snane
09 Desember 2025 • 5 min read
imek2.jpg

SNANE PAPUA, Sorong - Kepala Suku Besar IMEKKO, Ibrahim Wugaje, menginstruksikan seluruh elemen masyarakat Kokoda Muslim untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama dan menjaga stabilitas keamanan menjelang perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026. Pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadinya pada Senin (8/12/2025) tersebut juga menjadi momentum penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako dari Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian nyata negara terhadap kesejahteraan warga di wilayah Papua Barat Daya.

Ibrahim Wugaje menekankan bahwa keharmonisan antara suku dan agama merupakan fondasi utama dalam merawat kedamaian di Kota Sorong yang memiliki dinamika keberagaman tinggi. Sebagai tokoh adat, ia menyatakan bahwa masyarakat IMEKKO memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, memasuki momentum akhir tahun, setiap potensi gesekan harus dicegah melalui komunikasi yang intensif dan komitmen kolektif terhadap nilai-nilai persaudaraan.

"Kita hidup di Sorong yang masyarakat beragam, sehingga potensi untuk adanya gesekan sangat tinggi, namun jika kita semua saling jaga, saling menghargai dan saling toleransi pasti akan tetap aman dan kondusif," ujar Ibrahim Wugaje saat memberikan arahan kepada warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain fokus pada isu toleransi, Ibrahim secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan provokatif yang bertentangan dengan kepentingan nasional, terutama terkait rencana aksi demonstrasi pada 10 Desember 2025. Ia menilai keterlibatan dalam kegiatan yang bertentangan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hanya akan merusak reputasi suku IMEKKO serta menghambat program pembangunan yang sedang didorong oleh pemerintah pusat di tanah Papua. Wugaje meminta warga mengutamakan kedewasaan sikap dan menahan diri agar tidak dimanfaatkan oleh pihak luar untuk memecah belah kesatuan.

Mengenai bantuan paket sembako yang dibagikan, Ibrahim menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Pusat. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bukti konkret bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kesejahteraan warga tetap terjaga. Ia mengimbau agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijak dan dimaknai sebagai bagian dari kebijakan strategis pemerintah yang berkelanjutan bagi masyarakat Papua, bukan sekadar program seremonial sesaat.

Agenda pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Kokoda Muslim yang hadir. Kegiatan ini mempertegas peran sentral Ibrahim Wugaje dalam mengonsolidasi masyarakat adat serta menghubungkan kepentingan komunitas dengan agenda pembangunan nasional. Melalui komitmen bersama ini, masyarakat menyatakan kesiapan untuk menjaga kedamaian dan memastikan situasi di Kota Sorong tetap kondusif hingga pengujung tahun.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.