SnanePapua
BERANDA
KATEGORI INTERNASIONAL POLITIK JEJAK PERISTIWA EKONOMI DAERAH OPINI BUDAYA KEBERLANJUTAN KRIMINAL PARIWISATA POLITIK NASIONAL RILIS EKONOMI OLAHRAGA
INDEX LENGKAP

Kapolda Papua Barat Ajak Kolaborasi Wujudkan Pilkada Damai di Sorong

Redaksi Snane
13 Oktober 2024 • 5 min read
IMG_20241012_164702.jpg

SNANE PAPUA, Sorong - Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny E. Isir mengajak seluruh pihak mewujudkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang damai, bersih, berintegritas, dan bermartabat di Provinsi Papua Barat Daya.

Giat tersebut dilaksanakan melalui pertemuan bertema Pilkada Berintegritas dan Bermartabat Mewujudkan Demokrasi Berkualitas yang berlangsung di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, pada Sabtu (12/10/2024). Agenda ini melibatkan berbagai tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan guna membahas situasi keamanan di wilayah provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Pilkada 2024 di Provinsi Papua Barat Daya merupakan pemilihan gubernur pertama yang dilaksanakan sejak wilayah ini dimekarkan dua tahun lalu. Kondusifitas menjadi perhatian utama mengingat provinsi ini tercatat memiliki jumlah pasangan calon gubernur terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak lima pasangan calon.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny E. Isir menyatakan bahwa penyelenggaraan Pilkada di wilayah ini memerlukan dukungan kolektif dari seluruh sektor. Menurutnya, tanpa kolaborasi yang kuat dari penyelenggara, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, tahapan pemilihan tidak dapat berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi.

Isir menjelaskan bahwa pihak kepolisian menghadapi tantangan tersendiri dalam hal ketersediaan personel dan anggaran. Saat ini, Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat masih membawahi dua provinsi sekaligus, yaitu Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua Barat Daya, sehingga pembagian sumber daya harus dilakukan secara cermat.

"Kami akui dengan jumlah personil dan anggaran yang terbatas memberikan tantangan tersendiri, karena Polda Papua Barat menangani dua provinsi yakni Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya. Pada satu sisi kami menyadari bahwa tanpa dukungan dan kolaborasi dari semua sektor penyelenggara Pilkada, tokoh dan stakeholder, pasti tidak akan bisa berjalan dengan panjang, tidak akan berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggara pemilihan umum," ujar Isir.

Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan daerah yang berkualitas melalui proses pemilihan yang aman. Keberhasilan Pilkada di Papua Barat Daya dinilai sangat bergantung pada keterlibatan aktif semua elemen dalam menjaga stabilitas keamanan di lapangan.

Mengenai potensi gangguan keamanan, Isir menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah preventif sejak dini. Pihaknya mengandalkan peran tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat guna meminimalkan potensi konflik selama proses demokrasi berlangsung.

"Saya yakin Pilkada 2024 di Papua Barat Daya akan berjalan aman dan sukses. Memang akan ada dinamika, namun tindakan preventif sudah dilakukan dan saya harap para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan memiliki peran penting untuk mewujudkan itu," pungkas Isir.

Tim Redaksi Snane

Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.