IKWI Surakarta dan Mafindo Tularkan Nalar Kritis kepada Lansia, Wartawan Sepuh hingga Ibu Pengajian lewat Akademi Digital Lansia
SNANE PAPUA, Solo - Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Surakarta menggelar program "Akademi Digital Lansia" (ADL) di Aula Monumen Pers Nasional, Solo, Sabtu (31/8/2024).
Ketua IKWI Surakarta, Niken Satyawati, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan membekali kelompok lanjut usia dengan literasi digital untuk menghadapi penyebaran konten negatif di internet.
“Tujuannya membekali para lansia dengan literasi digital agar mereka mampu berpikir kritis dalam menghadapi ruang digital,” kata Niken di sela-sela kegiatan.
Menurut Niken, penyampaian materi dalam program ADL tidak menggunakan metode ceramah satu arah. Ia menyebut panitia menerapkan diskusi kelompok dengan pendekatan komunikasi antarpersonal agar lebih efektif bagi peserta.
“Metode ini lebih efektif bagi lansia karena melibatkan mereka secara aktif dalam diskusi yang dipandu oleh fasilitator,” ujar dia.
Kegiatan yang diikuti 109 peserta ini menghadirkan materi mengenai deteksi modus penipuan daring, literasi kepemiluan, hingga mitigasi hoaks. Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara IKWI Surakarta dengan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo).
Niken menambahkan bahwa lansia sering kali menjadi sasaran penipuan digital, sehingga pembekalan nalar kritis menjadi hal krusial untuk menjaga keamanan mereka di ruang digital.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.