Bupati Sorong Lantik 187 Pejabat dan Tekankan Evaluasi Kinerja Birokrasi
SNANE PAPUA, Aimas - Bupati Sorong Johny Kamuru melantik sebanyak 187 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong pada Jumat (11/7/2025). Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut dipusatkan di Aimas Hotel and Convention Centre sebagai langkah strategis dalam penguatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di wilayah tersebut.
Pejabat yang dilantik terdiri dari 54 orang pejabat eselon III, 77 orang pejabat eselon IV, serta 56 pejabat fungsional. Kelompok pejabat fungsional tersebut mencakup kepala sekolah tingkat SD, SMP, SMA/SMK, pengawas sekolah, hingga tenaga pendidik. Agenda ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sorong, Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Kapolres Sorong, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam arahannya, Bupati Johny Kamuru menegaskan bahwa penunjukan para pejabat tersebut didasarkan pada aspek kepercayaan dan tanggung jawab profesional. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik untuk memahami bahwa jabatan merupakan beban tugas yang harus dijalankan dengan integritas tinggi demi kepentingan masyarakat luas.
“Sebagai aparatur sipil negara, jabatan adalah suatu amanah atau kepercayaan dan kehormatan yang diberikan kepada kita. Di sisi lain, jabatan juga merupakan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Johny Kamuru saat memberikan sambutan resmi di hadapan para peserta pelantikan.
Bupati juga memberikan instruksi khusus mengenai koordinasi internal dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, posisi yang diisi saat ini memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan program kerja daerah. Oleh karena itu, kemampuan manajerial dalam membagi tugas dan tanggung jawab menjadi poin utama yang harus dikuasai oleh setiap pejabat baru.
“Jabatan ini merupakan suatu jabatan strategis dalam sistem birokrasi pemerintah. Saudara-saudara harus mampu membagi tugas dan tanggung jawab dengan baik,” lanjutnya menambahkan pesan mengenai profesionalisme kerja.
Pemerintah Kabupaten Sorong berkomitmen untuk memantau perkembangan kinerja para pejabat ini secara berkala. Johny Kamuru menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan dalam jangka waktu satu hingga dua tahun mendatang. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap unit kerja mampu mencapai target yang telah ditetapkan serta menjalankan fungsi pelayanan dengan optimal.
Selain masalah internal birokrasi, Bupati juga menyoroti sejumlah tantangan fisik dan lingkungan yang menjadi prioritas daerah dalam empat tahun ke depan. Beberapa isu utama yang ditekankan meliputi penanganan banjir, pengelolaan sampah, penataan sistem perhubungan, serta optimalisasi pasar rakyat guna mendukung stabilitas ekonomi daerah.
“Permasalahan yang kita hadapi untuk 4 tahun ke depan ini adalah masalah banjir dan juga masalah sampah. Kita punya pasar di Mariati yang mulai tahun depan akan diaktifkan kembali,” pungkas Johny Kamuru menutup keterangannya.
Tim Redaksi Snane
Penulis dan jurnalis di SnanePapua, fokus pada isu-isu terkini dan laporan mendalam dari seluruh penjuru Papua.