JAKARTA – Pada hari Senin, 23 Februari 2026, kepolisian Inggris menangkap mantan pejabat tinggi Partai Buruh Peter Mandelson yang diduga terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein. Penangkapan ini dilakukan setelah penyelidikan mendalam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan publik. Mandelson, yang pernah menjabat sebagai duta besar, kini menghadapi pemeriksaan intensif oleh otoritas hukum Inggris.
Penyelidikan Dugaan Penyalahgunaan Jabatan
Peter Mandelson sedang menjalani penyelidikan atas dugaan ‘pelanggaran dalam jabatan publik’ yang serius. Investigasi ini mengungkap keterkaitan mantan diplomat tersebut dengan jaringan Jeffrey Epstein yang telah lama menjadi sorotan internasional. Polisi Inggris mengumpulkan bukti-bukti kuat sebelum memutuskan melakukan penangkapan terhadap figur politik ternama ini.
Proses hukum terhadap Mandelson menunjukkan komitmen otoritas Inggris dalam memberantas praktik tidak terpuji di kalangan pejabat publik. Penyidik menemukan indikasi bahwa mantan duta besar ini mungkin menyalahgunakan posisinya untuk kepentingan pribadi. Kasus ini menjadi perhatian khusus mengingat latar belakang politik Mandelson yang cukup berpengaruh di Inggris.
Dampak dan Reaksi Terhadap Penangkapan
Penangkapan mantan duta besar terkait Epstein ini menimbulkan gelombang reaksi dari berbagai kalangan. Partai Buruh sebagai mantan partai Mandelson menyatakan akan berkoordinasi penuh dengan penyidik. Banyak politisi mengapresiasi langkah berani polisi Inggris dalam menangani kasus yang melibatkan figur publik tingkat tinggi.
Masyarakat internasional juga memperhatikan perkembangan kasus ini, mengingat jaringan Epstein telah menjerat banyak tokoh berpengaruh di berbagai negara. Analis hukum memprediksi proses persidangan akan berlangsung cukup panjang mengingat kompleksitas kasus dan keterlibatan banyak pihak. British police arrest epsteinlinked menjadi fokus pemberitaan media global sepanjang hari ini.
Otoritas Inggris menegaskan bahwa penegakan hukum akan berjalan tanpa memandang status sosial atau posisi politik terdakwa. Kasus Mandelson diharapkan menjadi contoh nyata bahwa tidak ada yang kebal dari hukum, sekalipun mantan pejabat tinggi negara. Proses hukum selanjutnya akan menentukan nasib mantan duta besar yang pernah menjadi tokoh penting dalam politik Inggris ini.
Baca artikel aslinya di sini.
Editor: SnanePapua
