13 Jan 2026

PBB Ungkap Lonjakan Drastis Korban Sipil di Ukraina Sepanjang 2025, Senjata Jarak Jauh Jadi Penyebab Utama

Oleh Afian D Prasetyo
  • 7
PBB Ungkap Lonjakan Drastis Korban Sipil di Ukraina Sepanjang 2025, Senjata Jarak Jauh Jadi Penyebab Utama

Poin Utama

  • Situasi kemanusiaan di Ukraina dilaporkan memburuk secara signifikan sepanjang tahun 2025.
  • Peningkatan angka kematian dan luka-luka ini sangat berkorelasi dengan perubahan strategi militer yang diterapkan.
  • Serangan-serangan yang menggunakan rudal dan pesawat tak berawak (drone) canggih ini telah menghancurkan infrastruktur sipil dan pemukiman warga.
  • Para pemantau PBB terus menyuarakan keprihatinan mendalam atas keselamatan warga sipil yang terjebak di tengah konflik yang berkepanjangan ini.
  • Hingga saat ini, komunitas internasional terus mendesak adanya deeskalasi konflik guna mencegah bertambahnya angka korban jiwa.
SNANE PAPUA - SNANEPAPUA.COM - Situasi kemanusiaan di Ukraina dilaporkan memburuk secara signifikan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan terbaru dari pemantau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jumlah korban sipil di wilayah konflik tersebut mengalami lonjakan tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan angka kematian dan luka-luka ini sangat berkorelasi dengan perubahan strategi militer yang diterapkan. PBB mencatat adanya intensifikasi penggunaan senjata jarak jauh oleh pasukan Rusia yang menargetkan berbagai wilayah di Ukraina, termasuk pusat-pusat populasi yang jauh dari garis depan pertempuran. Serangan-serangan yang menggunakan rudal dan pesawat tak berawak (drone) canggih ini telah menghancurkan infrastruktur sipil dan pemukiman warga. ini dinilai lebih fatal karena jangkauannya yang luas dan potensi kerusakan kolateral yang tinggi di area padat penduduk. Para pemantau PBB terus menyuarakan keprihatinan mendalam atas keselamatan warga sipil yang terjebak di tengah konflik yang berkepanjangan ini. Mereka menekankan bahwa hukum humaniter internasional harus ditegakkan untuk melindungi mereka yang tidak terlibat dalam pertempuran, namun justru menjadi korban paling terdampak. Hingga saat ini, komunitas internasional terus mendesak adanya deeskalasi konflik guna mencegah bertambahnya angka korban jiwa. Laporan ini menjadi pengingat keras bagi dunia akan urgensi penyelesaian damai demi mengakhiri penderitaan warga sipil yang terus meningkat di tanah Ukraina. Cek Sumber Asli

Berita Terkait

Tentang Kami

Logo

Redaksi

Snane Papua

Portal Berita Snane Papua. Mengabarkan informasi terkini, aktual, dan terpercaya seputar Tanah Papua dan Nasional.

Kontak Kami

Berita Terbaru

Pasang Iklan Anda di sini untuk menjangkau lebih banyak pembaca Snane Papua.

Kontak Kami