Januari 9, 2026

Militer Lebanon Ambil Alih Kendali di Selatan, Tahap Pertama Pelucutan Senjata Kelompok Non-Negara Berhasil

SNANEPAPUA.COM – Militer Lebanon secara resmi mengumumkan keberhasilan penyelesaian tahap pertama dalam upaya melucuti senjata kelompok-kelompok non-negara yang beroperasi di wilayah selatan negara tersebut. Langkah ini menandai tonggak penting dalam upaya pemerintah pusat untuk menegakkan otoritas tunggal atas kepemilikan senjata di seluruh wilayah kedaulatan Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis baru-baru ini, pihak militer menyatakan bahwa mereka telah berhasil menetapkan monopoli negara atas persenjataan dengan cara yang dinilai ‘efektif dan nyata’. Meskipun pengumuman tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan nama Hizbullah, langkah ini dipandang luas sebagai bagian dari strategi besar untuk menata kembali stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang sensitif.

Keberhasilan fase pertama ini mencakup pengamanan berbagai titik strategis dan pembersihan wilayah dari keberadaan persenjataan ilegal yang selama ini berada di luar kendali resmi pemerintah. Proses pembersihan ini dilakukan dengan koordinasi yang ketat guna memastikan transisi kekuasaan berjalan lancar tanpa memicu gesekan internal yang lebih luas di tengah situasi regional yang masih bergejolak.

Para pengamat internasional menilai bahwa langkah berani tentara Lebanon ini merupakan pesan kuat kepada dunia mengenai keseriusan negara dalam mematuhi resolusi keamanan internasional. Dengan kendali penuh di tangan tentara nasional, diharapkan risiko eskalasi konflik bersenjata di wilayah selatan dapat ditekan secara signifikan, memberikan rasa aman yang lebih besar bagi warga sipil di kawasan tersebut.

Pemerintah Lebanon diperkirakan akan segera melanjutkan ke fase-fase berikutnya guna memastikan tidak ada lagi kekuatan militer paralel yang beroperasi secara independen di luar komando resmi. Upaya ini menjadi bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan negara yang stabil, mandiri, dan berdaulat penuh atas setiap jengkal wilayahnya dari pengaruh kelompok-kelompok bersenjata non-pemerintah.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua