Januari 9, 2026

Langkah Tegas Pemkot Jaktim: Relokasi Warga TPU Kebon Nanas ke Rusunawa demi Hunian Layak

SNANEPAPUA.COM – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) secara resmi mulai melaksanakan proses relokasi bagi warga yang selama ini bermukim di area Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menata kembali kawasan publik sekaligus memberikan solusi hunian yang lebih manusiawi bagi masyarakat terdampak.

Proses pemindahan ini difokuskan pada warga yang telah lama mendiami lahan di dalam maupun sekitar area pemakaman tersebut. Relokasi ini memiliki tujuan utama untuk mengembalikan fungsi lahan TPU sesuai dengan peruntukannya. Selama ini, keberadaan hunian di area makam dinilai kurang tepat, baik dari perspektif estetika tata kota maupun standar kesehatan lingkungan bagi para penghuninya.

Warga yang terkena dampak relokasi ini nantinya akan dipindahkan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang telah disiapkan oleh pemerintah. Fasilitas hunian vertikal ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menyediakan tempat tinggal yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga jika dibandingkan dengan kondisi hunian sebelumnya di area pemakaman.

Pihak Pemkot Jakarta Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian proses relokasi dijalankan dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif. Petugas gabungan di lapangan juga dikerahkan untuk membantu warga dalam mengemasi serta mengangkut barang-barang mereka, guna memastikan masa transisi menuju hunian baru berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

Melalui kebijakan penataan kawasan ini, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan seiring dengan ketersediaan fasilitas tempat tinggal yang lebih sehat dan teratur. Selain itu, penataan lahan di TPU Kebon Nanas akan terus dioptimalkan agar area pemakaman tersebut dapat dikelola dengan lebih maksimal sesuai dengan regulasi yang berlaku di wilayah DKI Jakarta.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua