Januari 8, 2026

Kisah Dramatis Paul Templer: Bertahan Hidup Setelah Ditelan Kuda Nil, Simak Tips Keselamatannya

SNANEPAPUA.COM – Pengalaman mengerikan dialami oleh Paul Templer, seorang pemandu wisata yang hampir kehilangan nyawanya dalam serangan brutal seekor kuda nil. Saat sedang memandu tur kano di Sungai Zambezi, dekat Air Terjun Victoria, ia mendapati dirinya berada dalam situasi yang tak terbayangkan: separuh tubuhnya, mulai dari kepala hingga pinggang, masuk ke dalam tenggorokan hewan raksasa yang sangat agresif tersebut.

Kejadian traumatis itu bermula ketika Templer berusaha menyelamatkan rekan pemandunya yang terjatuh dari kano setelah diseruduk oleh kuda nil jantan. Tanpa sempat menghindar, ia tiba-tiba merasakan kegelapan total dan tekanan luar biasa pada bagian atas tubuhnya. Kuda nil tersebut telah menjepit tubuhnya dengan rahang yang sangat kuat, menariknya masuk dan keluar dari air berkali-kali dalam upaya untuk menenggelamkannya.

Meskipun mengalami luka-luka yang sangat parah, termasuk lengan yang hancur dan puluhan luka robek yang dalam di sekujur tubuh, Templer secara ajaib berhasil bertahan hidup. Ia harus menjalani serangkaian operasi rumit dan akhirnya kehilangan salah satu lengannya akibat infeksi yang mengancam nyawa. Namun, semangat hidupnya tetap membara, dan kini ia mendedikasikan waktunya untuk berbagi kisah inspiratif tentang ketangguhan mental di hadapan maut.

Berdasarkan pengalaman hidup dan mati tersebut, Templer kini memberikan saran penting bagi para pelancong yang berkunjung ke habitat kuda nil di Afrika. Ia menekankan bahwa kuda nil adalah salah satu hewan paling mematikan dan sangat protektif terhadap wilayah kekuasaannya. Kunci utama untuk bertahan hidup dalam situasi ekstrem adalah tetap tenang, tidak melakukan gerakan yang memprovokasi, dan sebisa mungkin menghindari area perairan yang menjadi wilayah teritorial mereka.

Kisah luar biasa Paul Templer menjadi pengingat bagi semua orang akan kekuatan alam yang tidak terduga dan pentingnya kewaspadaan saat berinteraksi dengan satwa liar. Keberhasilannya melewati masa kritis bukan hanya soal keberuntungan, melainkan juga tentang kekuatan tekad untuk terus hidup. Hingga hari ini, ia terus menginspirasi dunia melalui kisahnya yang penuh dengan keberanian dan harapan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua