Poin Utama
- Tentara Israel menghancurkan kamera pengawas di markas UNIFIL di Lebanon selatan
- UNIFIL mengajukan protes resmi atas tindakan Israel
- Tiga personel TNI terluka akibat ledakan di dekat fasilitas PBB di Lebanon
- Ketegangan meningkat di wilayah Lebanon selatan setelah serangan Israel
SNANE PAPUA – Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas atau CCTV yang menghadap markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Penghancuran terjadi sejak Jumat (3/4/2026) dan memicu protes resmi dari UNIFIL. (lihat sumber)
Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, menyatakan keprihatinan serius atas tindakan tersebut. UNIFIL menegaskan akan mengajukan protes resmi dan mengingatkan Israel untuk menjamin keselamatan personel PBB serta menghormati fasilitas internasional.
Ardiel juga mengonfirmasi bahwa tiga penjaga perdamaian asal Indonesia mengalami luka akibat ledakan di dekat fasilitas PBB di wilayah El Adeisse, Lebanon selatan. Dua di antaranya dalam kondisi serius.
UNIFIL telah beroperasi di Lebanon selatan sejak 1978 dan diperkuat melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 setelah konflik Israel dan Hizbullah pada 2006. Ketegangan di wilayah tersebut meningkat setelah serangan udara dan operasi darat Israel menyusul insiden lintas batas pada awal Maret 2026. Pemerintah Lebanon melaporkan korban tewas dan terluka akibat serangan Israel dalam periode terbaru konflik.















































