SNANEPAPUA.COM – Peristiwa memilukan menimpa warga di Kabupaten Karangasem, Bali, setelah dua bangunan pura dilaporkan hangus terbakar akibat tersambar petir. Kejadian yang berlangsung di tengah cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan parah pada struktur bangunan suci yang menjadi pusat peribadatan umat Hindu setempat.
Kebakaran hebat ini dipicu oleh sambaran petir yang terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Api dengan cepat merambat dan melahap material bangunan yang didominasi oleh bahan-bahan yang mudah terbakar, membuat upaya pemadaman menjadi cukup sulit dilakukan oleh warga sekitar di tengah situasi cuaca yang tidak menentu.
Berdasarkan laporan awal dari pihak berwenang, kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan sangat besar. Tim penanggulangan bencana dan otoritas terkait telah melakukan asesmen mendalam di lokasi kejadian untuk menghitung total kerusakan fisik yang timbul dari terbakarnya dua kompleks pura yang sangat disucikan tersebut.
Estimasi total kerugian yang dialami akibat bencana ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp3,6 miliar. Nilai kerugian yang sangat tinggi ini mencakup kerusakan total pada bangunan utama, ornamen-ornamen suci yang bernilai seni tinggi, serta berbagai sarana upacara penting yang tersimpan di dalam pura yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Masyarakat setempat kini tengah berupaya melakukan gotong royong untuk membersihkan area lokasi kebakaran sambil menunggu langkah-langkah pemulihan dan rekonstruksi lebih lanjut dari pemerintah daerah. Kejadian tragis ini menjadi pengingat kolektif akan pentingnya kewaspadaan terhadap fenomena cuaca ekstrem yang sering kali memicu bencana alam di wilayah Bali dan sekitarnya.
Editor: SnanePapua
