Januari 10, 2026

Ambisi Trump Incar Minyak Venezuela Senilai $100 Miliar Terganjal Peringatan Keras Bos Exxon: Tak Layak Investasi!

SNANEPAPUA.COM – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan tengah membidik potensi investasi besar-besaran di sektor minyak Venezuela dengan nilai mencapai 100 miliar dolar AS. Namun, ambisi besar ini tampaknya menemui jalan buntu setelah pimpinan raksasa minyak ExxonMobil menyatakan bahwa negara tersebut saat ini berada dalam kondisi yang tidak layak untuk investasi atau ‘uninvestable’.

Pernyataan Trump tersebut memicu perdebatan sengit di kalangan eksekutif energi global. Banyak pihak menilai bahwa meskipun Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia, risiko politik dan ketidakpastian hukum di bawah kepemimpinan saat ini menjadi penghalang utama bagi masuknya modal asing dalam skala besar ke negara Amerika Selatan tersebut.

CEO ExxonMobil memberikan tanggapan yang sangat hati-hati terkait wacana ambisius ini. Ia mengungkapkan pengalaman pahit perusahaan di masa lalu, di mana aset-aset berharga mereka telah disita secara sepihak oleh pemerintah Venezuela sebanyak dua kali. Hal ini menciptakan trauma mendalam bagi para investor global yang sangat mengutamakan keamanan aset dan kepastian hukum jangka panjang.

Selain masalah penyitaan aset, infrastruktur perminyakan di Venezuela juga dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat kurangnya pemeliharaan dan sanksi ekonomi selama bertahun-tahun. Para ahli industri menekankan bahwa untuk memulihkan kapasitas produksi ke level optimal, diperlukan jauh lebih dari sekadar modal, yakni stabilitas politik yang hingga kini belum terlihat tanda-tandanya.

Penolakan tersirat dari pihak Exxon ini menjadi sinyal kuat bahwa janji-janji politik mungkin tidak cukup untuk meyakinkan korporasi global agar kembali ke pasar Venezuela. Tanpa adanya jaminan perlindungan hukum yang kuat dan perubahan fundamental dalam kebijakan nasional mereka, target 100 miliar dolar AS yang dicanangkan Trump diprediksi hanya akan menjadi wacana di atas kertas tanpa realisasi nyata di lapangan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua