Januari 10, 2026

Aleppo Membara Lagi! PBB Desak Perlindungan Warga Sipil Setelah Gencatan Senjata Gagal

SNANEPAPUA.COM – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekhawatiran mendalam atas pecahnya kembali pertempuran sengit di wilayah Aleppo, Suriah. Situasi keamanan yang memburuk secara tiba-tiba ini memicu peringatan serius mengenai keselamatan ribuan warga sipil yang kini terjebak di tengah zona konflik yang mematikan.

Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dijalin antara tentara pemerintah Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin oleh kelompok Kurdi telah runtuh sepenuhnya. Kegagalan kesepakatan damai ini mengakibatkan eskalasi kekerasan yang tidak terhindarkan di salah satu kota paling bersejarah di Suriah tersebut.

PBB secara tegas mendesak semua pihak yang terlibat dalam pertikaian untuk segera menghentikan permusuhan dan memprioritaskan perlindungan terhadap penduduk non-kombatan. Kehancuran infrastruktur sipil dan risiko jatuhnya korban jiwa dari kalangan masyarakat biasa menjadi perhatian utama badan dunia tersebut di tengah ketidakpastian situasi di lapangan.

Konflik antara pasukan pemerintah dan SDF merupakan salah satu dinamika paling kompleks dalam krisis Suriah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Runtuhnya gencatan senjata ini menandakan betapa rapuhnya stabilitas keamanan di wilayah utara Suriah, yang selama ini menjadi medan perebutan pengaruh antara berbagai faksi bersenjata.

Hingga saat ini, komunitas internasional terus memantau perkembangan di Aleppo dengan harapan adanya dialog baru untuk meredam kekerasan yang kian meluas. Perlindungan terhadap jalur kemanusiaan dianggap sangat mendesak agar bantuan medis dan bahan pangan dapat segera menjangkau warga yang paling terdampak oleh pertempuran ini.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua