Poin Utama
- Korps Garda Revolusi Iran menyerang kapal terafiliasi Israel di Selat Hormuz dengan drone
- Kapal yang diserang bernama MSC Ishyka
- Serangan drone mengakibatkan kapal terbakar
- Iran memperketat akses lalu lintas kapal di Selat Hormuz
SNANE PAPUA – Korps Garda Revolusi Iran mengklaim bahwa pesawat nirawak milik mereka telah melancarkan serangan terhadap sebuah kapal yang terkait dengan Israel di Selat Hormuz. Serangan tersebut menyebabkan kapal tersebut terbakar. (lihat sumber)
Menurut informasi yang dihimpun, kapal yang menjadi sasaran serangan drone tersebut adalah MSC Ishyka, sebuah kapal kontainer berbendera Liberia dengan panjang 208 meter. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel terkait insiden ini.
Pada tanggal 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan sepihak terhadap Iran yang berujung pada kematian Ayatollah Ali Khamenei. Sebagai respons, Iran melancarkan serangkaian serangan terhadap fasilitas militer dan diplomatik AS di Timur Tengah, termasuk Israel.
Selain itu, Iran juga menerapkan pembatasan ketat terhadap akses lalu lintas kapal di Selat Hormuz, yang berdampak pada gejolak harga minyak dunia karena lebih dari 20 persen pasokan minyak global harus melintasi Selat Hormuz setiap harinya.















































