Situasi warung di kawasan Jalan Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat, lokasi seorang wanita yang diburu Dinas Sosial makan tanpa bayar, Selasa (24/2/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat memburu keberadaan seorang wanita yang viral di media sosial karena berulang kali ogah membayar makan, ojek online (ojol) hingga angkot. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Fajar Laksono menyatakan bahwa petugasnya sudah bergerak ke lapangan untuk melacak keberadaan wanita yang diduga sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
"Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut pada Rabu 21 Januari 2026, kami lakukan penyisiran berkala," kata Fajar saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu. Pelacakan dilakukan oleh Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) titik jaga Cengkareng dan Kalideres untuk segera dijaring ke panti sosial. "Tim menanyakan dan mencari informasi kepada pedagang dan tukang ojek, mereka belum pernah melihat dan tidak ada yang mengenali ibu-ibu tersebut," ucap Fajar.
Pemilik warung di kawasan Jalan Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat menyampaikan kegeramanya usai menjadi korban aksi seorang wanita kabur setelah makan di warungnya. Zahra (22) penjaga warung makan tersebut, mengaku insiden itu berawal saat wanita tersebut berteduh di warungnya ketika hujan pada Minggu (22/2) siang. "Awalnya hujan, di depan itu bangkunya saya miringkan karena hujan biar enggak kena air.
Terus tiba-tiba ada bunyi 'gubrak' gitu kan. Saya lihat apa sih, ternyata tiba-tiba dia duduk di situ," ujar Zahra di lokasi, Selasa. Saat itu, Zahra mengira pelaku ingin berteduh sambil menunggu angkot di depan warungnya.
Namun, lantaran hujan semakin deras, wanita itu kemudian masuk ke dalam warung dan menunjuk ke arah rentengan kopi bungkus tanpa bicara apa pun. Zahra bahkan sempat mengira pelanggannya itu memiliki keterbatasan berbicara. "Dia nunjuk ke itu kopi, tapi dia nunjuk doang, enggak ngomong.
Saya kira yang mana, kata saya. Terus pas saya tanya lagi dia baru bilang 'anget', ya udah saya bikinin. Pas saya lagi bikinin, ternyata dia ngambil jajanan juga.