SnanePapua, Sorong : Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah operasi, Pertamina EP Papua Field bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, kembali hadir sebagai asesor/penguji praktikum dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII Jurusan Teknik Perminyakan SMKN 1 Kota Sorong yang dilaksanakan selama dua hari, pada Senin – Selasa, 2–3 Februari 2026.
Keterlibatan Pertamina EP Papua Field dalam kegiatan ini bersifat edukatif dan merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.
Papua Field Manager, Ardi, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam UKK merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PEP Papua dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi SDM lokal, khususnya siswa SMK agar siap masuk dunia kerja.
“Setiap tahun kami secara konsisten mengirimkan perwakilan pekerja sebagai asesor penguji. Ini merupakan bentuk dukungan nyata kami terhadap peningkatan kapasitas dan kesiapan generasi muda dalam menyongsong dunia kerja. Hadir sebagai Asesor Ilmi Fathu Muhammad – Jr Engineer Petrolium dan Musrian – Sr Operator Terminal dan Oil Barge ,” ujar Ardi.
Ardi juga menambahkan semoga kolaborasi dengan SMKN 1 Kota Sorong dapat terus terjalin secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan kapasitas generasi muda di Papua, sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang Pendidikan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Sorong, Agustinus Hotman Parulian Ompusunggu, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Pertamina EP Papua Field untuk terlibat langsung sebagai asesor dalam UKK periode ini. Adapun peran assesor bertujuan memberikan penilaian kompetensi secara objektif sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia industri.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada kegiatan uji kompetensi, tetapi dapat terus berlanjut dan berkembang, misalnya melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau bentuk kolaborasi lainnya di bidang pendidikan,” ungkap Hotman.
Salah satu peserta UKK, Olivia Beatrix Inanosa, siswi kelas XII Teknik Perminyakan, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga karena diuji langsung oleh asesor dari industri.
Hal senada disampaikan oleh Azel Tawesi, siswa kelas XII lainnya, yang berharap kerja sama antara SMKN 1 Kota Sorong dan Pertamina EP Papua Field dapat terus berlanjut.
“Semoga adik-adik kelas kami ke depan juga bisa merasakan kesempatan yang sama dan lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujar Azel.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), yang menekankan pentingnya akses pendidikan bermutu dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pertamina EP Papua Field berharap dapat berkontribusi dalam mencetak lulusan vokasi yang kompeten, siap kerja, dan memiliki daya saing tinggi di industri energi.
