SNANEPAPUA.COM – Sinergi antara PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan entitas anak usahanya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), semakin solid dalam mendukung program strategis pemerintah. Kali ini, kolaborasi tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) berbasis teknologi modular di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Proyek ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Penggunaan teknologi modular dipilih karena keunggulannya dalam aspek kecepatan dan efisiensi konstruksi yang signifikan. Dalam situasi darurat pascabencana, waktu menjadi faktor yang sangat krusial, dan sistem modular memungkinkan bangunan didirikan jauh lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensional. WEGE, sebagai spesialis di bidang konstruksi modular, membawa keahlian teknisnya untuk memastikan setiap unit hunian tetap memenuhi standar keamanan, ketahanan, serta kenyamanan bagi para penghuninya.
Sebagai induk usaha, WIKA memberikan dukungan penuh dalam hal manajemen proyek dan integrasi sumber daya demi kelancaran pembangunan di lapangan. Keterlibatan perusahaan pelat merah ini menunjukkan komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis. Proyek di Aceh Tamiang ini juga menjadi bukti nyata bagaimana inovasi teknologi konstruksi dapat diimplementasikan secara langsung untuk misi kemanusiaan dan pemulihan pascabencana.
Pihak Kementerian PU menyambut positif langkah cepat yang diambil oleh grup WIKA dalam merespons kebutuhan infrastruktur dasar di daerah terdampak. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi penanganan dampak bencana di wilayah lain di seluruh Indonesia. Dengan tersedianya hunian sementara yang layak, diharapkan beban psikologis dan sosial masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dapat segera teratasi sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi permanen rampung dilakukan.
Melalui proyek strategis ini, WIKA dan WEGE tidak hanya sekadar membangun struktur fisik, tetapi juga membangun kembali harapan bagi warga Aceh Tamiang untuk menata hidup kembali. Keberhasilan penyelesaian huntara dalam waktu singkat akan mempertegas posisi kedua perusahaan sebagai pemimpin dalam industri konstruksi inovatif di tanah air. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut guna memperkuat ketahanan infrastruktur nasional dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Editor: SnanePapua
