SNANEPAPUA.COM – Peristiwa kebakaran yang kerap menghiasi pemberitaan di berbagai daerah akhir-akhir ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan bahaya api yang bisa muncul kapan saja. Meskipun sering kali dianggap sebagai musibah yang tidak terduga, sebagian besar kasus kebakaran sebenarnya dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Langkah pertama yang paling krusial adalah memperhatikan instalasi listrik di rumah. Beban listrik yang berlebihan pada satu stopkontak sering menjadi pemicu korsleting listrik yang berujung pada kebakaran hebat. Masyarakat diimbau untuk memastikan kabel-kabel elektronik tidak terkelupas dan segera mengganti peralatan listrik yang sudah tidak layak pakai guna meminimalisir risiko percikan api yang fatal.
Selain masalah kelistrikan, area dapur juga menjadi titik rawan yang memerlukan perhatian ekstra setiap harinya. Jangan pernah meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, meskipun hanya untuk waktu yang sangat singkat. Selain itu, pastikan selang dan regulator gas dalam kondisi prima serta rutin melakukan pengecekan kebocoran secara berkala agar aktivitas memasak tetap aman bagi penghuni rumah.
Penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti cairan pembersih, korek api, hingga kain lap juga tidak boleh dilakukan sembarangan di dalam ruangan. Jauhkan benda-benda tersebut dari sumber panas atau paparan sinar matahari langsung yang menyengat. Kedisiplinan dalam menata dan menyimpan barang-barang di rumah tidak hanya membuat ruangan terlihat rapi, tetapi juga berfungsi sebagai langkah preventif yang sangat efektif.
Terakhir, sangat disarankan bagi setiap rumah tangga untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR) dan memahami cara penggunaannya sebagai langkah pertolongan pertama sebelum api membesar. Kesadaran untuk selalu waspada dan tidak meremehkan potensi bahaya sekecil apa pun adalah kunci utama dalam melindungi keluarga serta harta benda dari ancaman si jago merah yang merugikan.
Editor: SnanePapua
