Januari 9, 2026

Waspada! Ideologi Neo Nazi dan White Supremacy Sasar Anak-Anak di 19 Provinsi Indonesia

SNANEPAPUA.COM – Fenomena terorisme di Indonesia kini mengalami pergeseran yang cukup mengkhawatirkan dengan munculnya infiltrasi ideologi ekstrem seperti Neo Nazi dan White Supremacy. Pakar keamanan memperingatkan bahwa paparan ideologi ini tidak lagi terbatas pada kelompok dewasa, melainkan mulai menyasar kalangan anak-anak di berbagai wilayah tanah air secara masif.

Berdasarkan data terbaru yang diungkap oleh para ahli, kasus anak-anak yang terpapar paham radikal transnasional ini telah terdeteksi tersebar di 19 provinsi di seluruh Indonesia. Lonjakan angka ini menandakan adanya perubahan pola rekrutmen dan penyebaran konten ekstremis yang kini memanfaatkan platform digital serta media sosial yang sangat akrab dengan keseharian generasi muda.

Para ahli menilai bahwa pergeseran fenomena ini menunjukkan bahwa ancaman terorisme saat ini semakin kompleks dan beragam. Jika sebelumnya ancaman didominasi oleh kelompok radikal berbasis sentimen tertentu, kini ideologi supremasi kulit putih dan neo-fasisme mulai mendapatkan ruang di tengah masyarakat Indonesia melalui narasi-narasi kebencian global yang dikemas secara modern.

Penyebaran yang menjangkau hingga 19 provinsi menunjukkan bahwa tidak ada wilayah yang benar-benar steril dari ancaman ideologi ekstrem tersebut. Hal ini menuntut kewaspadaan ekstra dari orang tua, pendidik, dan pemerintah dalam memantau aktivitas digital anak-anak guna mencegah mereka terjerumus ke dalam jaringan ekstremisme global yang dapat merusak masa depan bangsa.

Fenomena ini menjadi alarm keras bagi sistem ketahanan nasional dalam menghadapi dinamika terorisme global yang terus berevolusi. Upaya deradikalisasi, pengawasan siber, dan penguatan edukasi literasi digital harus segera diperkuat untuk membentengi generasi muda dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan jati diri bangsa Indonesia.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua