Januari 9, 2026

Waspada! Debu Pekat Sisa Banjir Aceh Tamiang Mulai Ancam Kesehatan Pernapasan Warga

SNANEPAPUA.COM – Masyarakat penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang kini harus menghadapi tantangan baru yang tidak kalah serius setelah air surut. Fenomena debu pekat yang berasal dari sisa lumpur kering mulai menyelimuti kawasan pemukiman dan jalanan protokol, menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait risiko kesehatan pernapasan warga setempat.

Endapan lumpur yang terbawa arus banjir beberapa waktu lalu kini telah mengeras secara signifikan akibat paparan cuaca panas. Saat kendaraan melintas di jalanan, material tanah tersebut hancur dan terbang ke udara sebagai partikel debu halus yang sangat pekat, sehingga mengganggu jarak pandang serta kenyamanan warga dalam beraktivitas di ruang publik.

Kondisi memprihatinkan ini dilaporkan terjadi di sepanjang jalan-jalan utama yang menjadi urat nadi transportasi di wilayah Aceh Tamiang. Warga yang tinggal di pinggir jalan maupun para pengendara sepeda motor menjadi pihak yang paling terdampak, di mana mereka kini terpaksa menggunakan masker ganda untuk meminimalisir risiko terhirupnya debu yang dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi tersebut karena dianggap menghambat proses pemulihan pascabencana. Meski telah ada upaya gotong royong secara mandiri untuk membersihkan lingkungan, volume lumpur yang sangat banyak membuat debu tetap sulit dikendalikan tanpa adanya intervensi penyiraman air secara rutin atau pembersihan skala besar menggunakan armada pemadam kebakaran maupun alat berat.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa paparan debu sisa banjir dalam jangka waktu lama dapat berakibat fatal, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil tindakan preventif yang cepat untuk membersihkan sisa-sisa material banjir sebelum dampak gangguan kesehatan meluas secara masif di seluruh wilayah terdampak.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua