Januari 7, 2026

Update Tragedi Kebakaran Maut Swiss: 16 Jenazah Baru Berhasil Teridentifikasi, Total Korban Capai 40 Orang

SNANEPAPUA.COM – Kepolisian Swiss terus bekerja keras dalam mengungkap identitas para korban tragedi kebakaran maut yang melanda sebuah bar pada malam pergantian tahun baru lalu. Terbaru, pihak berwenang mengumumkan telah berhasil mengidentifikasi 16 jenazah tambahan dari total puluhan korban jiwa yang jatuh dalam insiden memilukan tersebut.

Insiden kebakaran yang terjadi di tengah sorak-sorai perayaan malam tahun baru ini telah mengejutkan publik internasional. Hingga laporan terbaru dirilis, total korban tewas dalam bencana ini tercatat mencapai 40 orang. Upaya identifikasi menjadi tantangan besar bagi tim forensik di lapangan mengingat kondisi kerusakan yang sangat parah akibat kobaran api yang melahap bangunan tersebut.

Tim ahli forensik dan kepolisian setempat dilaporkan menggunakan berbagai metode ilmiah tingkat tinggi, termasuk pencocokan DNA dan pemeriksaan catatan gigi, untuk memastikan identitas setiap individu dengan akurat. Langkah ini dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak terjadi kesalahan, sehingga jenazah para korban dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga yang tengah dirundung duka mendalam.

Selain fokus pada proses identifikasi, penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut juga masih terus berlangsung secara intensif. Pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai pemicu utama munculnya api, namun mereka menegaskan bahwa setiap bukti sekecil apa pun di lokasi kejadian sedang diperiksa secara menyeluruh guna memberikan transparansi penuh kepada publik.

Tragedi ini menjadi catatan kelam dan duka mendalam bagi warga Swiss serta dunia internasional di awal tahun 2026. Pemerintah setempat pun telah menjanjikan dukungan penuh, baik secara moril maupun administratif, bagi keluarga korban selama masa-masa sulit ini. Upaya identifikasi sisa korban lainnya akan tetap menjadi prioritas utama pihak berwenang hingga seluruh proses selesai dilakukan.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua