Januari 9, 2026

Upaya Pencarian Korban Banjir Bandang di Sitaro Terkendala Cuaca, 4 Warga Masih Dinyatakan Hilang

SNANEPAPUA.COM – Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap empat warga yang dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Hingga saat ini, upaya evakuasi dan penyisiran lokasi masih menjadi prioritas utama petugas di lapangan guna menemukan keberadaan para korban.

Kondisi di lokasi bencana dilaporkan cukup memprihatinkan setelah terjangan air bah yang membawa material lumpur dan bebatuan melanda pemukiman warga. Selain mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan warga yang hilang, banjir bandang ini juga merusak sejumlah infrastruktur penting yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat, menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.

Hambatan utama dalam proses pencarian ini adalah terputusnya akses transportasi menuju titik-titik terdampak paling parah. Jembatan yang rusak serta badan jalan yang tertutup material longsor membuat kendaraan operasional Tim SAR sulit menjangkau lokasi secara cepat. Beberapa personel terpaksa melakukan penyisiran secara manual dengan berjalan kaki melintasi medan yang sulit.

Selain kendala akses darat, faktor cuaca ekstrem juga menjadi tantangan besar bagi tim di lapangan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih sering mengguyur wilayah Sitaro secara tiba-tiba, yang meningkatkan risiko terjadinya banjir susulan dan membahayakan keselamatan para petugas penyelamat yang sedang bertugas melakukan evakuasi.

Pihak berwenang setempat terus mengimbau warga agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas penanggulangan bencana. Koordinasi antara BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri terus diperkuat guna mempercepat penanganan darurat serta memastikan kebutuhan logistik bagi warga terdampak dapat terpenuhi meskipun di tengah kondisi akses yang masih terbatas.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua