SNANEPAPUA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Langkah besar ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Dalam pidato peresmiannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa fokus utama dari program Sekolah Rakyat ini adalah untuk menyasar masyarakat yang berada di kelompok ekonomi desil 1 dan desil 2. Beliau menegaskan bahwa kelompok masyarakat ini harus mengalami perubahan nasib yang nyata melalui jalur pendidikan yang lebih baik dan merata di seluruh pelosok negeri.
Selain memberikan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, program ini juga memiliki visi jangka panjang yang sangat ambisius. Pemerintah menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan siswa-siswa berprestasi dari Sekolah Rakyat ini untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Hal ini bertujuan agar mereka dapat menyerap ilmu pengetahuan global dan membawanya kembali untuk membangun bangsa.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu kelompok ekonomi bawah. Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun mereka berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi yang kurang beruntung.
Peresmian 166 sekolah ini hanyalah awal dari rangkaian program pendidikan nasional yang akan terus dikembangkan oleh pemerintah secara berkelanjutan. Presiden berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, dapat bersama-sama menjaga dan mengelola fasilitas pendidikan ini agar memberikan manfaat maksimal bagi generasi penerus bangsa.
Editor: SnanePapua
