Januari 9, 2026

Trump Gertak Perusahaan Pertahanan AS: Batasi Gaji Bos atau Percepat Produksi Senjata!

SNANEPAPUA.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini melayangkan ancaman serius terhadap perusahaan-perusahaan kontraktor pertahanan di negaranya. Trump secara tegas menuntut agar perusahaan tersebut membatasi gaji para eksekutif mereka hingga fasilitas produksi baru benar-benar selesai dibangun untuk memenuhi kebutuhan militer nasional yang mendesak.

Kebijakan ini diambil di tengah kekhawatiran pemerintah Amerika Serikat mengenai lambatnya proses produksi alutsista dan tingginya biaya yang harus dikeluarkan negara. Trump menilai bahwa kompensasi besar bagi para petinggi perusahaan tidak sejalan dengan kinerja produksi yang dianggap masih belum optimal dan cenderung stagnan.

Menurut laporan yang beredar, Trump ingin memastikan bahwa anggaran pertahanan negara dialokasikan secara efisien untuk memperkuat infrastruktur militer. Ia menekankan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini seharusnya adalah ekspansi kapasitas produksi dan inovasi teknologi, bukan sekadar memperkaya jajaran manajemen tingkat atas melalui bonus yang fantastis.

Ancaman ini tentu mengejutkan industri pertahanan Amerika Serikat yang selama ini menikmati kontrak-kontrak bernilai miliaran dolar dari Pentagon. Langkah tegas sang presiden diprediksi akan memaksa banyak perusahaan untuk melakukan restrukturisasi anggaran internal dan mempercepat pembangunan pabrik-pabrik baru mereka guna menghindari sanksi atau pemutusan kontrak di masa depan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi secara kolektif dari raksasa-raksasa pertahanan terkait instruksi terbaru dari Gedung Putih ini. Namun, tekanan yang diberikan oleh Trump menandakan babak baru yang lebih ketat dalam hubungan antara pemerintah federal dan sektor swasta yang menyokong kekuatan militer Amerika di kancah global.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua