Januari 10, 2026

Tragis! Bocah 5 Tahun di Belawan Terkena Tembakan Senapan Angin Saat Tawuran, Polisi Ringkus 3 Pelaku

SNANEPAPUA.COM – Peristiwa memilukan terjadi di kawasan Belawan Bahari, Sumatera Utara, di mana seorang anak perempuan berusia lima tahun menjadi korban salah sasaran dalam sebuah aksi tawuran antar-remaja. Korban dilaporkan mengalami luka serius di bagian pelipis mata kanan setelah terkena tembakan senapan angin yang dilepaskan oleh salah satu kelompok yang bertikai.

Kejadian tragis ini bermula saat sekelompok remaja terlibat bentrokan di lingkungan pemukiman warga. Suasana yang semula tenang mendadak mencekam ketika dua kubu saling serang menggunakan berbagai senjata, termasuk senapan angin yang akhirnya melukai bocah malang tersebut. Warga yang berada di lokasi kejadian segera berusaha menyelamatkan korban dan membawanya ke fasilitas medis terdekat guna mendapatkan perawatan darurat.

Pihak kepolisian yang menerima laporan mengenai insiden berdarah ini langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan bukti-bukti awal di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan yang sangat meresahkan masyarakat tersebut.

Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk meringkus para tersangka yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Tiga orang remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi tawuran dan penggunaan senjata angin tersebut berhasil ditangkap. Saat ini, ketiganya tengah menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi guna mengungkap motif serta peran masing-masing dalam bentrokan yang memakan korban jiwa tersebut.

Kondisi bocah berusia lima tahun tersebut kini terus dipantau secara medis, mengingat luka tembak berada di area sensitif di sekitar mata. Kasus ini kembali memicu keprihatinan publik terkait maraknya aksi tawuran remaja yang semakin nekat dan membahayakan keselamatan warga sipil, terutama anak-anak yang tidak berdosa yang berada di sekitar lokasi konflik.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua