SNANEPAPUA.COM – Peristiwa memilukan menimpa satu keluarga di Gorontalo setelah mereka terseret arus deras Sungai Motoduto pada Minggu (4/1/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan sang ayah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara anak korban hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.
Tim Search and Rescue (SAR) Gorontalo segera dikerahkan ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan mengenai adanya warga yang hanyut. Berdasarkan informasi awal, keluarga tersebut sedang berada di sekitar aliran sungai sebelum arus tiba-tiba meningkat dan menyeret mereka. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut diduga menjadi faktor utama meningkatnya debit air sungai secara mendadak.
Proses evakuasi terhadap sang ayah dilakukan oleh warga sekitar dan petugas tak lama setelah kejadian. Namun sayang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat hantaman arus yang sangat kuat. Jenazah korban kemudian langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses persemayaman.
Fokus operasi pencarian kini beralih sepenuhnya pada keberadaan sang anak yang masih misterius. Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, BPBD, serta relawan setempat terus menyisir aliran Sungai Motoduto hingga beberapa kilometer dari titik awal kejadian. Medan yang cukup berat dan kondisi arus yang masih fluktuatif menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini. Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat masih terus berupaya maksimal melakukan penyisiran guna menemukan keberadaan korban hilang agar dapat segera dievakuasi.
Editor: SnanePapua
