SNANEPAPUA.COM – Bencana alam memilukan melanda wilayah Sulawesi Utara, tepatnya di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Banjir bandang yang datang secara tiba-tiba telah menerjang pemukiman warga, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Kejadian ini menjadi sorotan nasional mengingat besarnya dampak kerusakan dan jumlah korban yang ditimbulkan oleh terjangan air bah tersebut.
Berdasarkan laporan terkini dari lokasi kejadian, musibah banjir bandang ini telah menelan sedikitnya 14 korban jiwa yang dinyatakan meninggal dunia. Selain korban meninggal, tercatat sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis intensif di fasilitas kesehatan terdekat. Tim penyelamat masih terus melakukan upaya penyisiran di lokasi terdampak untuk memastikan kondisi seluruh warga.
Dampak kerusakan infrastruktur akibat bencana ini sangat signifikan dan memprihatinkan. Tercatat sebanyak 21 rumah warga dilaporkan hilang tersapu arus yang sangat kuat, sementara 64 rumah lainnya mengalami kerusakan berat hingga ringan. Kondisi pemukiman yang sebelumnya padat kini dipenuhi oleh material lumpur, batang pohon, dan puing-puing bangunan yang hancur terbawa banjir.
Akibat kehilangan tempat tinggal dan demi keamanan dari potensi banjir susulan, sebanyak 108 jiwa terpaksa mengungsi ke titik-titik pengungsian yang telah disediakan. Para pengungsi kini sangat membutuhkan bantuan logistik mendesak berupa makanan siap saji, pakaian layak pakai, serta obat-obatan. Pemerintah daerah bersama relawan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar para penyintas di tengah keterbatasan akses.
Menanggapi situasi darurat tersebut, pemerintah setempat secara resmi telah menetapkan status tanggap darurat bencana di wilayah Sitaro. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat proses penyaluran bantuan, mobilisasi personel penyelamat, serta pembersihan material banjir. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal bagi masyarakat terdampak.
Editor: SnanePapua
