Januari 10, 2026

Tragedi Pembunuhan Anjel Chakma: Gelombang Protes Rasisme Guncang India dan Desakan UU Baru

SNANEPAPUA.COM – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa Anjel Chakma, seorang mahasiswa di India, telah memicu kemarahan publik yang meluas dan memicu gelombang protes besar-besaran. Kejadian ini tidak hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga membangkitkan kembali diskusi panas mengenai diskriminasi rasial yang masih mengakar kuat terhadap kelompok minoritas di negara tersebut.

Ribuan demonstran turun ke jalan-jalan di berbagai kota untuk menuntut keadilan bagi Anjel. Para pengunjuk rasa menyuarakan keresahan mereka terhadap perlakuan tidak adil dan kekerasan yang sering dialami oleh warga dari wilayah pinggiran yang memiliki ciri fisik berbeda dari mayoritas penduduk India. Pertanyaan retoris mengenai identitas nasional dan keberagaman kini menjadi pusat perhatian dalam aksi-aksi protes tersebut.

Kematian Anjel dianggap sebagai puncak gunung es dari masalah rasisme sistemik yang selama ini sering terabaikan oleh otoritas berwenang. Banyak pihak menilai bahwa prasangka berbasis etnis dan penampilan fisik telah menciptakan lingkungan yang tidak aman bagi mahasiswa dan warga dari komunitas tertentu, yang seringkali dianggap sebagai ‘orang asing’ di tanah air mereka sendiri.

Menanggapi insiden memilukan ini, para aktivis hak asasi manusia dan tokoh masyarakat kembali menyuarakan desakan agar pemerintah India segera mengesahkan undang-undang anti-rasisme yang komprehensif. Mereka menekankan bahwa tanpa payung hukum yang tegas dan hukuman yang menjerakan bagi pelaku diskriminasi, siklus kekerasan berbasis ras akan sulit untuk dihentikan.

Kini, seluruh mata tertuju pada langkah pemerintah India dalam menangani kasus ini dan merespons tuntutan masyarakat. Kematian Anjel Chakma diharapkan menjadi momentum perubahan besar bagi penegakan hak asasi manusia dan penghapusan segala bentuk rasisme di India demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua