SNANEPAPUA.COM – Tragedi kebakaran maut yang melanda sebuah bar populer di Crans-Montana, Swiss, pada malam pergantian tahun baru kini mengungkap fakta yang sangat mengejutkan terkait standar keamanan bangunan tersebut. Otoritas setempat secara resmi melaporkan bahwa lokasi hiburan tersebut ternyata tidak pernah menjalani pemeriksaan keselamatan kebakaran selama lima tahun terakhir.
Insiden mematikan yang terjadi di tengah kemeriahan pesta Tahun Baru 2026 ini memicu penyelidikan mendalam mengenai prosedur pengawasan fasilitas publik di wilayah pegunungan tersebut. Berdasarkan data dari pihak berwenang, inspeksi keselamatan terakhir di bar tersebut dilakukan pada tahun 2019, yang menunjukkan adanya celah pengawasan yang sangat panjang sebelum bencana melanda.
Kelalaian dalam aspek pengawasan ini menjadi sorotan tajam publik dan media internasional, mengingat bar tersebut merupakan salah satu titik keramaian utama saat perayaan malam tahun baru. Kurangnya pemeriksaan rutin diduga kuat menjadi faktor yang memperburuk risiko keamanan bagi para pengunjung yang hadir saat api mulai berkobar hebat.
Pemerintah Swiss kini menghadapi tekanan besar untuk memberikan penjelasan transparan mengenai mengapa protokol pemeriksaan rutin tidak dilaksanakan sesuai jadwal yang seharusnya. Para ahli keselamatan berpendapat bahwa pengawasan bangunan publik harus menjadi prioritas utama guna mencegah insiden serupa yang merenggut nyawa di masa depan.
Hingga saat ini, proses investigasi penyebab pasti kebakaran serta identifikasi para korban masih terus berlangsung di lokasi kejadian. Masyarakat luas menyayangkan adanya pengabaian standar keselamatan yang seharusnya bisa mengantisipasi tragedi ini jika aturan dijalankan dengan ketat dan disiplin.
Editor: SnanePapua
