SNANEPAPUA.COM – Pihak kepolisian Swiss dilaporkan telah berhasil mengidentifikasi 16 korban tambahan dalam tragedi kebakaran hebat yang melanda sebuah bar populer bernama Le Constellation. Identifikasi ini menjadi langkah krusial dalam mengungkap skala bencana yang mengejutkan publik dan otoritas setempat baru-baru ini.
Di antara para korban yang baru saja teridentifikasi, terdapat seorang remaja berkebangsaan Swiss bernama Arthur Brodard. Remaja yang baru menginjak usia 16 tahun tersebut telah dikonfirmasi oleh ibunya sebagai salah satu jiwa yang melayang dalam peristiwa naas di lokasi kejadian, menambah daftar panjang duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kebakaran yang melanda bar Le Constellation ini telah memicu gelombang simpati dan duka mendalam di seluruh negeri. Tim forensik dan ahli identifikasi dilaporkan bekerja ekstra keras di bawah tekanan besar untuk memastikan identitas setiap individu yang terjebak di dalam bangunan saat api berkobar dengan sangat cepat.
Otoritas keamanan setempat saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti munculnya api yang menghanguskan bangunan tersebut. Bar yang biasanya menjadi tempat bersosialisasi warga itu kini berubah menjadi saksi bisu dari salah satu tragedi kebakaran paling mematikan dalam sejarah wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi menyeluruh masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang terlewatkan. Masyarakat Swiss kini bersatu dalam doa dan dukungan bagi keluarga Arthur Brodard serta belasan korban lainnya yang telah teridentifikasi dalam insiden memilukan ini.
Editor: SnanePapua
