Januari 9, 2026

Tragedi di Tanah Papua: Pratu Farkhan Syauqi Marpaung Tewas Diduga Akibat Penganiayaan Oknum Senior TNI

SNANEPAPUA.COM – Kabar duka menyelimuti institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah seorang prajurit muda, Pratu Farkhan Syauqi Marpaung, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas di wilayah Papua. Kematian prajurit tersebut memicu perhatian publik lantaran adanya dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh rekan sejawatnya sendiri di lingkungan militer.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pratu Farkhan diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum senior TNI. Pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tragis ini dikabarkan merupakan seorang anggota dengan pangkat Kopral. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden internal yang mencoreng citra korps di tengah penugasan penting di Bumi Cendrawasih.

Hingga saat ini, kronologi pasti mengenai peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada tindakan disiplin yang melampaui batas atau perselisihan yang berujung pada kekerasan fisik fatal. Pihak keluarga korban pun menuntut keadilan serta transparansi penuh atas meninggalnya Pratu Farkhan yang tengah mengabdi pada negara.

Penugasan di Papua dikenal memiliki tingkat risiko dan tekanan yang sangat tinggi bagi setiap prajurit. Namun, insiden yang melibatkan kekerasan antar-anggota seperti ini sangat disayangkan karena seharusnya soliditas dan kerja sama tim menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan di lapangan. Kasus ini diharapkan menjadi evaluasi serius bagi pengawasan internal di lingkungan militer agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kematian Pratu Farkhan meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan dan keluarga yang ditinggalkan. Proses hukum terhadap terduga pelaku diharapkan berjalan sesuai dengan ketentuan peradilan militer guna memberikan rasa keadilan bagi korban. Publik kini menanti pernyataan resmi lebih lanjut dari pimpinan TNI terkait langkah tegas yang akan diambil terhadap oknum yang terlibat.

Cek Sumber Asli

Editor: SnanePapua